Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Dimas Anggara Sapa Palembang saat Screening Film Aplikasi Iblis

Kota Palembang
3 min read
Dimas Anggara Sapa Palembang saat Screening Film Aplikasi Iblis
Dimas Anggara saat menyapa warga Palembang usai screening Film Aplikasi Iblis di Cinema XXI Palembang Square (IDN Times/Feny Maulia Agustin)
  • Dimas Anggara mengunjungi Palembang untuk special screening Aplikasi Iblis, sebagai produser bersama Dosma Hazenbosch yang memerankan salah satu karakter film.
  • Film urban supernatural horror produksi NIH Pictures ini dijadwalkan tayang serentak di bioskop Indonesia pada 15 Oktober 2026, memadukan horor digital, drama, dan action.
  • Aplikasi Iblis mengikuti Arya yang memakai aplikasi misterius untuk terhubung dengan kekasihnya yang meninggal, namun obsesinya justru membuka teror.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Palembang, IDN Times - Mengenakan kupluk warna cokelat khaki dengan pakaian kasual dan kaos hitam bertuliskan "Aplikasi Iblis", Dimas Anggara menyapa warga Kota Palembang. Sembari mengucap halo di hadapan penonton bioskop Studio 5 Cinema XXI Palembang Square, sutradara muda sekaligus aktor itu sengaja datang ke Bumi Sriwijaya untuk menemani special screening film.

"Kita lagi ada special screening di Palembang khusus hari ini. Saya di sini sebagai produser dan ada Dosma yang memerankan karakter," ujarnya usai pemutaran film, Minggu (20/9/2026).

  1. 1. Dimas Anggara ceritakan perbedaan jadi produser dan aktor

    Dimas Anggara menyapa warga Palembang setelah screening film Aplikasi Iblis di Cinema XXI Palembang Square.
    Dimas Anggara saat menyapa warga Palembang usai screening Film Aplikasi Iblis di Cinema XXI Palembang Square (IDN Times/Feny Maulia Agustin)

    Dimas bercerita, sebagai produser Film Aplikasi Iblis, dirinya merasa tertantang. Sebab kata dia, ada perbedaan antara menjadi aktor dan memproduksi sebuah film. Dirinya mengaku, tantangan terbesar adalah membangun karakter pemeran dan cast yang sesuai dengan kehidupan.

    "Kalau misalkan jadi pemain, kita punya proses yang agak lebih sempit dibandingkan dengan yang ada di belakang layar (sebagai produser). Nah, kalau di belakang layar kita jadi lebih tahu proses dan praproduksinya pun kita ikuti dari awal, dari nol banget," kata dia yang sudah dua kali bertanggung jawab sebagai produser itu.

  2. 2. Aplikasi Iblis sajikan genre horor dan action menyesuaikan era digital

    Dimas Anggara dan Dosma menyapa warga Palembang setelah screening film Aplikasi Iblis di Cinema XXI Palembang Square.
    Dimas Anggara dan Dosma saat menyapa warga Palembang usai screening Film Aplikasi Iblis di Cinema XXI Palembang Square (IDN Times/Feny Maulia Agustin)

    Masih berkeliling kota dan daerah lain sambil mempromosikan film, Dimas mengajak masyarakat Palembang untuk menonton Aplikasi Iblis yang akan tayang serentak di seluruh bioskop Indonesia pada 15 Oktober 2026 mendatang.

    Dia mengatakan, alasan masyarakat Palembang harus menyaksikan Aplikasi Iblis karena film tersebut menawarkan sesuatu yang berbeda. Mengusung horor era digital, Aplikasi Iblis tidak hanya menyajikan teror, tetapi juga memadukan unsur drama dan action.

    "Kalau menurut kami, kami menyajikan film horor yang berbeda, yaitu era sekarang, era digital. Film ini tidak hanya horor, tapi ada drama, action, dan lain-lain juga," jelasnya.

  3. 3. Aplikasi Iblis sampaikan pesan moral tentang obsesi

    Dimas Anggara dan Dosma menyapa warga Palembang usai screening film Aplikasi Iblis di Cinema XXI Palembang Square.
    Dimas Anggara dan Dosma saat menyapa warga Palembang usai screening Film Aplikasi Iblis di Cinema XXI Palembang Square (IDN Times/Feny Maulia Agustin)

    Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa filmnya, yang juga diperkuat oleh penampilan Dosma dan Junior Roberts, memberikan pesan moral soal bahaya obsesi.

    "Pesan moralnya, sesuatu yang terlalu kita obsesikan itu bahaya, bisa berdampak negatif kepada diri sendiri. Jadi, lebih baik kita harus lebih terbuka dengan mendengarkan orang lain," kata dia.

    Diketahui, film bergenre urban supernatural horor ini merupakan proyek produksi NIH Pictures. Sinopsis singkat film berpusat pada kisah Arya (Junior Roberts) yang baru saja kehilangan kekasihnya, Laras (Dosma Hazenbosch). Laras meninggal mengenaskan setelah menjadi korban perampokan saat pulang kerja pada malam hari.

    Tak mampu menerima kepergian sang kekasih, Arya menemukan sebuah aplikasi misterius bernama "I Let You In” yang diklaim bisa menghubungkan manusia dengan arwah orang yang sudah meninggal. Awalnya, aplikasi itu menjadi jawaban atas kerinduannya karena ia berhasil kembali “bertemu” dengan Laras. Namun, koneksi tersebut justru membuka pintu teror.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More