Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Sumsel Tambah 2 Helikopter Water Bombing Hadapi Kemarau El Nino
Karhutla di Palembang (Dok. Kominfo Palembang)
  • Pemprov Sumsel menambah dua helikopter water bombing untuk memperkuat pemadaman karhutla saat kemarau El Nino; kini tujuh unit siap beroperasi dan satu lainnya masih verifikasi.

  • Target armada udara mencapai 10 unit, terdiri dari delapan helikopter water bombing dan dua untuk patroli udara, guna menjangkau titik api yang sulit diakses tim darat.

  • BPBD Sumsel tetap menyiagakan operasi udara selama periode kering; BMKG memprediksi musim hujan mulai akhir Oktober, dengan hujan merata diperkirakan pada bulan berikutnya.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Pemerintah Provinsi Sumatra Selatan menambah dua helikopter water bombing untuk memperkuat pemadaman kebakaran hutan dan lahan selama musim kemarau El Nino.
  • Who?
    BPBD Sumatra Selatan menyiagakan armada udara, dengan Kepala Bidang BPBD Sumsel Sudirman menyampaikan penambahan helikopter tersebut.
  • Where?
    Penambahan armada ditujukan untuk penanganan kebakaran hutan dan lahan di wilayah Sumatra Selatan, termasuk titik api yang sulit dijangkau melalui jalur darat.
  • When?
    Penambahan dua helikopter disampaikan Sudirman pada Kamis, 24 September 2026, saat Sumatra Selatan masih menghadapi periode musim kering.
  • Why?
    Armada udara diperkuat karena sejumlah titik kebakaran tidak dapat dijangkau efektif oleh satgas darat serta untuk mengantisipasi kebakaran selama kemarau.
  • How?
    Jumlah helikopter water bombing yang siap menjadi tujuh unit, sementara satu unit masih verifikasi. Targetnya tersedia 10 armada: delapan untuk water bombing dan dua untuk patroli udara.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Sumatra Selatan menambah dua helikopter untuk menjatuhkan air ke api di hutan dan lahan. Sekarang ada tujuh helikopter yang siap, dan satu lagi sedang dicek. Pak Sudirman bilang helikopter membantu memadamkan api di tempat yang susah didatangi orang. Tim tetap berjaga saat musim kering sampai hujan datang.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Penambahan helikopter water bombing menunjukkan penguatan kesiapsiagaan Sumatra Selatan menghadapi risiko karhutla selama kemarau El Nino. Armada udara memberi jangkauan bagi titik api yang sulit diakses dari darat, sementara rencana patroli dan kesiagaan BPBD mencerminkan upaya penanganan yang lebih responsif hingga musim hujan tiba.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Palembang, IDN Times - Pemerintah Provinsi Sumatra Selatan menambah dua unit helikopter water bombing (WB) untuk memperkuat operasi pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) sekaligus menghadapi musim kemarau fenomena El Nino yang berkepanjangan.

"Ada tambahan dua helikopter WB lagi untuk Sumsel. Jadi ada tujuh helikopter WB di antaranya yang ready, satu lagi masih verifikasi,” ujar Kepala Bidang Penanganan Kedaruratan BPBD Sumsel, Sudirman, Kamis (24/9/2026).

1. Total akan ada 10 unit helikopter di Sumsel

Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni (tengah) berbincang dengan personel Manggala Agni saat meninjau kondisi satwa di Pusat Konservasi Gajah (PKG) Jalur 21 Padang Sugihan, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan, Kamis (17/9/2026). Kementerian Kehutanan memastikan 29 gajah sumatra (Elephas maximus sumatranus) jinak di PKG tersebut dalam kondisi baik dan belum mengalami gangguan kesehatan akibat paparan asap karhutla. ANTARA FOTO/Nova Wahyudi

Dia berharap, dari penambahan tersebut, kekuatan pemadaman lewat udara dapat lebih cepat dan penanganan karhutla Sumsel segera tuntas.

"Dengan penambahan ini, nantinya akan ada lagi hingga mencapai 10 unit. Rinciannya, delapan helikopter akan digunakan untuk water bombing, sementara dua armada lainnya menjalankan patroli udara," kata dia.

2. Penambahan armada dilakukan untuk penguatan karhutla

ilustrasi karhutla (pixabay.com/Ylvers)

Menurut Sudirman, penguatan armada udara diperlukan karena tidak seluruh titik kebakaran dapat dijangkau secara efektif oleh personel melalui jalur darat. Helikopter menjadi salah satu opsi untuk menjangkau lokasi yang sulit diakses sekaligus mempercepat penanganan api.

“Penambahan armada udara ini menjadi bagian dari upaya memperkuat penanganan karhutla di Sumsel, khususnya dalam menghadapi potensi kebakaran yang membutuhkan penanganan melalui udara dan tak terjangkau oleh satgas darat,” jelasnya.

3. Sumsel masih harus menghadapi periode kering hingga akhir Oktober

Pemadaman lahan karhutla. (Dok. IDN Times).

Sudirman menegaskan, dari operasi udara, tim BPBD akan tetap disiagakan untuk mengantisipasi munculnya kebakaran selama musim kemarau. Terlebih, berdasarkan prakiraan sebelumnya, Sumsel masih harus menghadapi periode kering sebelum memasuki musim hujan.

"BMKG memprediksi musim hujan mulai masuk ke Sumsel pada akhir Oktober. Namun, hujan diperkirakan baru merata di seluruh wilayah Sumsel pada bulan berikutnya," kata dia.

Curated For You

Editorial Team

Related Article