Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Sebabkan Kemacetan, Perbaikan Jalan TAA Gasing Dinilai Tanpa Rencana
Kemacetan di Jalan Tanjung Api-api kilometer 8, Gasing, Banyuasin (IDN Times/Rangga Erfizal)
  • Perbaikan jalan sepanjang 35 meter di Jalan Tanjung Api-api, Gasing, Banyuasin menyebabkan kemacetan parah karena kontraktor menggali badan jalan tanpa perencanaan matang.
  • Polisi menyebut kemacetan terjadi di satu titik akibat jalan rusak dan hujan yang menimbulkan genangan, membuat kendaraan harus bergantian melintas.
  • Pihak kepolisian meminta kontraktor segera menimbun galian agar dua lajur bisa dibuka kembali, sementara pemantauan lalu lintas terus dilakukan untuk mencegah kemacetan lanjutan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Banyuasin, IDN Times - Perbaikan jalan sepanjang 35 meter mengakibatkan kemacetan di Jalan Tanjung Api-api kilometer 8, Gasing, Banyuasin. Kondisi kemacetan menyebabkan antrean mengular hingga menyebabkan beberapa kendaraan harus silih berganti menggunakan jalan.

Kasatlantas Polres Banyuasin, AKP Suwandi, mengatakan bahwa pihaknya sempat tak bisa mengurai kemacetan yang terjadi. Hal ini akibat kondisi perbaikan jalan yang dilakukan tanpa perhitungan yang matang.

"Kesalahan dari pihak kontraktor tidak mengantisipasi sebelum melakukan penggalian jalan. Badan jalan langsung digali saja, sehingga akses jalan hanya satu lajur dan membuat kendaraan harus berjalan bergantian," ungkap Suwandi, Minggu (12/4/2026).

1. Pastikan penyebab kemacetan terjadi di satu titik

Kemacetan di Jalan Tanjung Api-api kilometer 8, Gasing, Banyuasin (IDN Times/Rangga Erfizal)

Suwandi menjelaskan, kondisi jalan yang rusak ditambah kondisi hujan yang mengguyur kawasan jalan Tanjung Api-api menyebabkan genangan di lokasi kemacetan. Polisi telah melakukan upaya untuk menangani kemacetan yang ada, namun tidak maksimal.

"Kemacetan sejauh ini terjadi hanya di satu titik yang menjadi lokasi perbaikan jalan," jelasnya.

2. Polisi minta jalan ditimbun agar bisa dilalui

Kemacetan di Jalan Tanjung Api-api kilometer 8, Gasing, Banyuasin (IDN Times/Rangga Erfizal)

Kemacetan tersebut diketahui telah terjadi dalam beberapa hari terakhir. Namun, dari pantauan IDN Times terbaru hari ini, kondisi jalan berangsur pulih dari kemacetan. Hanya beberapa kendaraan tetap harus bergantian di sekitar lokasi perbaikan jalan.

Perbaikan yang masih berlangsung membuat polisi khawatir akan menyebabkan kendaraan terperosok ke galian perbaikan. Untuk itu, Suwandi meminta pihak kontraktor untuk segera menimbun jalan agar segera dapat dilalui dalam dua lajur.

"Sebanyak sepuluh dump truk menumpahkan batu ke bahu jalan agar bisa dilakukan pengerasan dan juga menutup lubang yang ada. Sehingga, kendaraan yang datang dari dua arah bisa sama-sama melintas. Kita harap ini dapat menjadi solusi," jelasnya.

3. Turunkan personel untuk antisipasi kemacetan

Kemacetan di Jalan Tanjung Api-api kilometer 8, Gasing, Banyuasin (IDN Times/Rangga Erfizal)

Kemacetan yang berkurang hari ini disinyalir terjadi karena minimnya aktivitas di kawasan pergudangan serta menurunnya jumlah truk bertonase besar. Untuk itu, pihaknya masih tetap waspada terhadap kemungkinan kemacetan pada hari Senin, 13 April mendatang.

"Kami akan terus melakukan pemantauan dan menempatkan personel di Jalan Tanjung Api-api sebagai antisipasi. Sehingga tidak menyebabkan kemacetan total seperti sebelumnya," jelasnya.

Editorial Team