Santap MBG, 15 Santri Ponpes di Ogan Ilir Diduga Keracunan

- 15 santri Pondok Pesantren AL-Ittifaqiah, Ogan Ilir dilarikan ke rumah sakit Ar Royyan karena diduga keracunan usai menyantap Makan Bergizi Gratis (MBG).
- Sebanyak 9 dari 15 santri menjalani perawatan di rumah sakit, sementara 7 lainnya menjalani rawat jalan. Kondisi pasien mulai membaik menurut Humas RS Ar Royyan.
- Siswa kelas V Madrasah Ibtidaiyah bernama Mgs Fathan mengatakan para siswa mengalami sakit perut, mual, dan muntah setelah mengkonsumsi MBG pada pukul 09.50 WIB.
Ogan Ilir, IDN Times - 15 santri Pondok Pesantren AL-Ittifaqiah, Ogan Ilir dilarikan ke rumah sakit Ar Royyan. Ke-15 santri diduga keracunan usai menyantap menu Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dibagikan sebagai makan siang di pesantren.
"Berdasarkan keterangan dokter, ada indikasi salah makan," ungkap Humas RS Ar Royyan, Iklim Cahaya, Selasa (10/2/2026).
1. Kondisi pasien mulai membaik

Iklim menjelaskan, para santri diduga mengalami gangguan pencernaan. Dari 15 orang yang diduga mengalami keracunan, sembilan di antaranya menjalani perawatan di rumah sakit, sedangkan tujuh lainnya rawat jalan.
"Alhamdulillah kondisi pasien saat ini mulai membaik," jelas dia.
2. Mengeluh sakit perut beberapa jam setelah santap MBG

Salah satu santri, Siswa kelas V Madrasah Ibtidaiyah bernama Mgs Fathan mengatakan, mereka mengonsumsi MBG sekitar pukul 09.50 WIB. Berselang beberapa jam mengonsumsi MBG, para siswa mulai mengeluh sakit perut disertai mual dan muntah.
"Setelah beberapa jam perut saya sakit seperti ditarik-tarik, lalu muntah-muntah dan tidak bisa makan lagi," ungkap Fathan.
Orang tua korban, Yona, mengatakan sepulang sekolah anaknya mengeluhkan kondisi yang dirasakannya usai menyantap MBG. Ia bahkan sempat melihat anaknya muntah hingga delapan kali sebelum akhirnya dibawa ke rumah sakit, setelah terlebih dahulu mendapat penanganan medis awal di rumah.
"Saya kaget dapat kabar anak saya muntah-muntah. Sudah delapan kali muntah, minum apa pun keluar lagi,” beber dia.
3. Tunggu hasil penyelidikan penyebab dugaan keracunan

Humas Ponpes Al-Ittifaqiah, Ferry Heryadi membenarkan adanya 15 santri yang sakit usai menyantap MBG. Saat ini, pihaknya masih menunggu proses penyelidikan terkait dugaan keracunan yang menimpa ke-15 santri.
"Kami belum memastikan apakah ini keracunan MBG, tapi kasus ini sedang kami telusuri. Dapur penyedia menyatakan siap bertanggung jawab atas biaya pengobatan," jelas dia.


















