Kebakaran Hebat Hanguskan Tiga Rumah di Empat Lawang, Satu Tewas

- Diduga asal api berasal dari area dapur rumah korban
- Tetangga memanggil dan membangunkan korban dari luar rumah
- Kerugian hingga Rp100 juta akibat kebakaran cepat membesar
Empat Lawang, IDN Times - Peristiwa kebakaran terjadi di Talang Kalangan Ahad, Desa Tangga Rasa, Kecamatan Sikap Dalam Kabupaten Empat Lawang, Sumsel, Selasa (10/2/202) dini hari. Dalam insiden tersebut, dilaporkan satu orang tewas dan tiga rumah hangus dilahap api.
Korban tewas bernama Supali, yang saat kejadian sedang tertidur pulas dan tidak menyadari keberadaan api di dalam rumahnya. Dua rumah lainnya yang turut terbakar milik Yogi dan Meti, yang pada saat kejadian sempat menyelematkan diri.
1. Diduga asal api penyebab kebakaran berasal dari area dapur rumah korban

Plt Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Empat Lawang, Supriyadi mengatakan, dugaan asal api penyebab kebakaran berasal dari area dapur rumah milik Supali. Api pertama kali muncul sekira pukul 11.30 WIB.
“Ada tiga rumah yang habis terbakar, petugas kami mendapat laporan dari warga sekitar jam 1 dini hari dan langsung meluncur ke lokasi kebakaran. Bersama warga api berhasil dipadamkan setelah 30 menit sejak petugas tiba di lokasi," ujarnya.
2. Tetangga sempat memanggil dan membangunkan korban dari luar rumah

Saat api berhasil dipadamkan, petugas Damkar dan warga mendapati jasad Supali sudah terbakar dan tidak dapat dikenali lagi. Dari keterangan warga, tetangga sempat memanggil dan membangunkan Supali dari luar rumah, namun tidak mendapat respons. Ditambah lokasi rumah Supali merupakan talang di perkebunan kopi yang belum terlalu ramai penduduk.
"Para tetangga Supali pertama kali menyadari keberadaan api saat api telah membesar dan membakar rumah Supali. Selain itu karena api telah sangat besar, warga sekitar tidak bisa lagi masuk ke dalam rumah untuk mencari keberadaan Supali," jelasnya.
3. Peristiwa kebakaran ini ditaksirkan menimbulkan kerugian hingga Rp100 juta

Api cepat membesar karena material rumah terbuat dari kayu, sehingga tak butuh waktu lama bagi api untuk membakar habis rumah Supali dan menyambar dua rumah lainnya. Supriyadi menyebutkan akibat peristiwa kebakaran ini ditaksirkan menimbulkan kerugian hingga Rp100 juta.
"Api sudah padam dan masih dilakukan pendinginan. Kini jasad korban telah dibawa pulang ke desa oleh pihak keluarga dan direncanakan akan segera dimakamkan," ungkapnya.


















