Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Remaja di Palembang Dibacok di Kepala Diduga Jadi Korban Salah Sasaran

Ilustrasi pembacokan
Ilustrasi pembacokan (IDN Times/Mia Amalia)
Intinya sih...
  • Remaja di Palembang mengalami luka bacok di kepala saat tawuran antar remaja di Kawasan Panca Usaha 5 Ulu Palembang.
  • Korban dikeroyok oleh sekelompok pemuda dengan senjata tajam jenis celurit, dan saat ini sedang mendapat perawatan intensif di rumah sakit.
  • Orang tua korban berharap polisi dapat melakukan penyelidikan terhadap penyerangan tersebut dan meminta agar para pelaku segera ditangkap.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Palembang, IDN Times - Kasus kekerasan antar remaja di Palembang kembali memakan korban jiwa. Salah stau pelajar berinisial AA (13) harus dilarikan ke rumah sakit usai mengalami luka bacok di bagian kepala.

Orang tua korban, Jellyani (36) menduga anaknya menjadi korban salah sasaran saat terjadi aksi tawuran di Kawasan Panca Usaha 5 Ulu Palembang. Akibatnya saat ini AA terbaring lemah di rumah sakit dan mendapat perawatan intensif.

"Anak saya langsung dibawa ke RSUD Bari untuk mendapatkan pertolongan, setelah itu dirujuk ke RSUP Mohammad Hoesin," ungkap Jellyani, Senin (9/2/2026).

1. Korban dibacok di bagian kepala

Ilustrasi Pembacokan
Ilustrasi Pembacokan (IDN Times/Mardya Shakti)

Kejadian nahas menimpa AA terjadi saat tawuran pecah di TKP Sabtu 7 Februari dini hari. Saat itu, korban dikeroyok oleh sekelompok pemuda dengan menggunakan senjata tajam jenis celurit.

Rekan-rekan korban yang berada di sekitar TKP, tak bisa melakukan pembelaan hingga korban akhir terkapar tak berdaya. Dari sana mereka pun langsung melarikan korban ke rumah sakit.

"Anak saya dibacok di kepala, sempat ditolong temannya dan dibawa ke rumah sakit," jelas dia.

2. Korban akan menjalani operasi usai dibacok di kepala

Ilustrasi kekerasan anak
Ilustrasi kekerasan anak (IDN Times/Sukma Shakti)

Akibat kejadian ini, Jellyani berharap polisi dapat melakukan penyelidikan terkait penyerangan yang dilakukan terhadap anaknya. Dirinya juga meminta agar para pelaku segera ditangkap untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya.

"Kondisi anak saya sekarang masih dirawat dan akan dioperasi," jelas dia.

3. Polisi dalami laporan keluarga korban

Ilustrasi kekerasan anak
Ilustrasi kekerasan anak (IDN Times/Sukma Shakti)

Sementara petugas Pamapta Polretabes Palembang Ipda Tamia Ramadhany, mengonfirmasi adanya laporan dugaan pembacokan terhadap seorang remaja yang diduga dilakukan sekelompok remaja di Palembang. Laporan tersebut kini tengah ditangani dan didalami oleh petugas kepolisian.

"Laporan sudah kami terima dan kami teruskan ke Unit PPA Satreskrim Polrestabes Palembang untuk segera ditindak lanjuti," jelas dia.

4. Laporkan jika kamu mengetahui ada kasus kekerasan anak dan perempuan!

ilustrasi kekerasan
ilustrasi kekerasan (IDN Times/Sukma Shakti)

Jika kamu melihat atau mengetahui ada indikasi kekerasan terhadap perempuan dan eksploitasi yang dialami anak-anak, jangan diam dan laporkan! Berikut salah satu lembaga yang bisa kamu hubungi:

  1. Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI)Alamat: Jl. Teuku Umar No. 10 Gondangdia Menteng Jakarta Pusat DKI Jakarta, IndonesiaEmail: pengaduan@kpai.go.idTelepon: (+62) 021-319 015 56Whatsapp: 0821-3677-2273Fax: (+62) 021-390 0833
  2. Komnas Perempuan Email: petugaspengaduan@komnasperempuan.go.idFacebook: www.facebook.com/stopktpsekarang/Twitter: @komnasperempuan
  3. LBH APIK Whatsapp: 0813-8882-2669 (WA only) mulai pukul 09.00-21.00 WIB.
  4. Komisi Perlindungan Anak Daerah (KPAD) Sumsel Alamat: Kantor Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Anak Sumsel. Jalan Ade Irma Nasution No.1254, Sungai Pangeran, Kec. Ilir Tim. I, Kota Palembang, Sumatera Selatan 30121Telpon: 0711-314004Handphone: +62812-7831-593

Share
Topics
Editorial Team
Hafidz Trijatnika
EditorHafidz Trijatnika
Follow Us

Latest News Sumatera Selatan

See More

Gak Perlu Bingung! Begini Cara Aman Investasi Emas Buat Pemula

09 Feb 2026, 17:10 WIBNews