Gak Perlu Bingung! Begini Cara Aman Investasi Emas Buat Pemula

- Investasi emas perhiasan atau batangan memiliki nilai masing-masing dan diyakini publik mampu menjamin masa pensiun.
- Cara berinvestasi emas yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan profil risiko bagi pemula, seperti pembelian emas batangan, tabungan emas, dan emas digital.
- Penyimpanan emas fisik di tempat aman serta menjaga sertifikat keaslian untuk memudahkan proses jual kembali di kemudian hari.
Palembang, IDN Times - Memulai memang lebih sulit ketimbang menjalani. Kalimat tersebut juga melekat bagi orang awam yang ingin mencoba investasi emas. Bingung dan tidak tahu mulai dari mana, jadi salah satu alasan serta pola pikir umum ketika pertama kali 'nyemplung'.
Tak perlu bingung dan khawatir, langkah mudah investasi emas adalah meyakini emas merupakan alat paling aman untuk tabungan jangka panjang. Emas jadi aset di tengah ketidakpastian ekonomi. Selain relatif stabil, emas dikenal sebagai instrumen lindung nilai terhadap inflasi.
1. Menentukan tujuan investasi jadi trik penting memulai beli emas

Menurut Pengamat Ekonomi Sumatra Selatan Sri Rahayu, investasi emas perhiasan ataupun emas batangan memiliki nilai masing-masing. Meski berbeda pangsa pasar, investasi emas masih sangat diyakini publik mampu menjamin masa pensiun.
Rahayu menyampaikan, trik penting dalam investasi emas adalah menentukan tujuan masa mendatang, seperti merinci tujuan keuangan di masa tua. Selain memastikan target, investasi emas harus diawali dengan penyusunan rencana jangka panjang dan memantau harga emas di pasaran.
"Mau investasi emas perhiasan atau batangan sama saja, keduanya punya prospek menjanjikan. Emas tidak terdampak inflasi, sehingga harganya akan terus naik," jelasnya kepada IDN Times.
2. Mulai investasi dengan pembelian logam mulia

Memiliki potensi menjanjikan di masa depan, kini sudah banyak cara berinvestasi emas yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan profil risiko bagi pemula. Cara pertama adalah pembelian emas batangan atau logam mulia.
Investasi ini dinilai paling aman karena memiliki standar keaslian yang jelas dan mudah diperjualbelikan kembali. Emas batangan umumnya digunakan untuk investasi jangka panjang dan lebih baik membeli langsung di gerai resmi agar terjamin.
Selain emas fisik, masyarakat juga dapat memilih tabungan emas. Melalui skema ini, pemula dapat mulai berinvestasi dengan nominal kecil yang dikonversikan dalam satuan gram emas.
Tabungan emas dinilai praktis dan fleksibel karena memungkinkan transaksi beli dan jual dilakukan secara bertahap. Saat ini selain Pegadaian, perbankan Bank Syariah Indonesia juga sudah melayani program tabung emas lewat biaya cicil.
3. Mencoba investasi lewat pembelian emas digit di perusahaan terpercaya

Selain tabungan emas, kini perkembangan teknologi turut menghadirkan emas digital sebagai alternatif investasi. Emas digital memungkinkan transaksi dilakukan secara daring tanpa harus menyimpan emas fisik. Nilai emas dapat dipantau secara real time, sehingga memudahkan pembeli mengelola keuangan.
Khusus di Pegadaian, emas digital bisa diakses melalui aplikasi Tring. Pemula pun mudah menjadi bagian nasabah emad digital. Emas digital merupakan program Bank Emas Danantara yang kini tengah digencarkan pemerintah dan Presiden RI, Prabowo.
Pimpinan Wilayah PT Pegadaian Kanwil III Sumbagsel, Novryandi mengatakan, masyarakat jangan takut untuk jadi nasabah Bank Emas Pegadaian, karena dalam pelaksanaan di lapangan, OJK secara langsung mengawasi proses. Apalagi Bank Emas Pegadaian merupakan Badan Usaha Milik Negara (BUMN).
Kemudian sebagai salah satu perusahaan dengan kondisi yang sehat, kata dia, Pegadaian menjamin ketersediaan cadangan emas masyarakat di brankas Bank Emas memiliki nilai lebih besar dari pembelian emas oleh nasabah.
"Kita jadinya vaulting (brankas emas) di Pegadaian dengan nilai 20 persen melebihi. Jadi misal nasabah total nabung 100 ton emas, maka emas yang ada di brankas yakni 120 ton emas se-Indonesia untuk mengcover cadangan (emas masyarakat)," kata dia.
4. Siapkan strategi investasi dan penyimapan emas

Sementara, bagi pemula yang ingin investasi tanpa pengelolaan langsung, juga tersedia reksa dana emas. Instrumen ini dikelola oleh manajer investasi profesional dan berfokus pada aset yang berkaitan dengan emas. Selain itu, terdapat pula Exchange Traded Fund (ETF) emas yang diperdagangkan di pasar modal dan memberikan likuiditas tinggi.
Sedangkan, investasi emas juga dapat dilakukan melalui saham perusahaan tambang emas. Namun, instrumen ini memiliki risiko lebih tinggi karena dipengaruhi oleh kinerja perusahaan dan kondisi pasar saham. Opsi lainnya adalah kontrak berjangka emas, yang umumnya ditujukan bagi investor berpengalaman karena punya volatilitas tinggi.
Sebagai bagian dari strategi investasi, penyimpanan emas juga menjadi faktor penting. Investor disarankan menyimpan emas fisik di tempat aman serta menjaga sertifikat keaslian untuk memudahkan proses jual kembali di kemudian hari.


















