Libur Imlek dan H-1 Puasa, Harga Ayam di Pasar Randik Rp40 Ribu

- Pedagang berusaha menjaga harga agar pembeli tetap ramai
- Daftar harga sejumlah kebutuhan bahan pokok di Pasar Randik
- Kenaikan harga dinilai masih stabil dan stok aman
Musi Banyuasin, IDN Times - Libur Tahun Baru Imlek dan H-1 Ramadan 2026, sejumlah kebutuhan bahan pokok di pasar tradisional Randik Sekayu, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) merangkak naik. Hal ini disebabkan tingginya konsumsi masyarakat sehingga terjadi peningkatan permintaan.
Terpantau sejumlah kebutuhan bahan pokok hari ini, Selasa (17/2/2026) harga naik. Misalnya, ayam potong yang semula Rp38 ribu menjadi Rp40 ribu per kilogram (kg).
Kenaikan harga ayam potong ini terjadi secara bertahap. Bahkan sejumlah pedagang menyebutkan bisa saja harganya terus naik karena tingginya permintaan masyarakat saat Ramadan.
1. Pedagang berusaha menjaga harga agar pembeli tetap ramai

Salah satu pedagang ayam potong di Pasar Randik, Mira mengatakan, meski terus naik namun ia masih berusaha menjaga harga agar pembeli tetap ramai dan dagangan bisa habis setiap hari.
"Hari ini sudah 40 ribu, dan masih terjangkau. Tapi kalau dalam beberapa hari lagi tak bisa kami pastikan, tergantung dari pemasok. Semoga saja naiknya tidak terlalu tinggi," ujarnya.
2. Daftar harga sejumlah kebutuhan bahan pokok di Pasar Randik

Untuk harga kebutuhan bahan pokok lain juga ikut naik. Seperti harga telur saat ini Rp30 ribu per kg, cabai merah keriting Rp45 ribu per kg, cabai rawit merah Rp80 ribu, bawang merah Rp40 ribu per kg, bawang putih Rp35 ribu per kg, udang Rp80 ribu per kg, dan ikan nila Rp35 ribu per kg.
Begitu juga ikan giling tenggiri Rp40 ribu per kg, ikan kembung Rp45 per kg, ikan tongkol Rp35 ribu per kg, daging sapi di kisaran Rp140 ribu-Rp150 ribu per kg. Lalu minyak goreng kemasan Rp20 ribu per liter, tepung terigu curah Rp10 ribu per kg, dan tepung kemasan Rp12.500 per kg.
3. Kenaikan harga dinilai masih stabil dan stok aman

Salah satu warga, Kirana mengatakan, naiknya sejumlah harga bahan pokok saat ini membuatnya harus pintar mengatur uang belanja. Ia berharap, harga kembali stabil dan beberapa barang tidak sulit didapat.
"Semoga nanti harganya turun lagi, terutama buah dan protein. Karena ada dua balita di rumah, jadi untuk stok ayam, telur dan ikan harus selalu ada," ungkapnya.
Kepala UPTD Pasar Disdagperin Muba, Iwan Gunawan Syahputra mengatakan, meskipun mengalami kenaikan namun stok barang dan kebutuhan pokok di Pasar Randik Sekayu aman.
"Biasanya harga mulai naik pada H-2, dan relatif masih stabil. Termasuk harga sayur mayur juga naik. Meski demikian, harganya masih aman dan tidak ada lonjakan harga yang terlalu besar," jelasnya.


















