Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Harga Emas Palembang Turun Lagi Hari Ini, Imbas Kenaikan Minyak Dunia
Emas Palembang (IDN Times/Hafidz Trijatnika)
  • Harga emas perhiasan di Palembang pada 25 Oktober 2026 turun menjadi mulai Rp13,6 juta per suku atau 6,7 gram, dari sebelumnya sekitar Rp14 juta.

  • Harga perhiasan emas antar toko bervariasi karena biaya perawatan, operasional, dan kandungan karat; pergerakannya juga dipengaruhi kebijakan moneter serta ekonomi Amerika Serikat.

  • Kenaikan minyak dan ekonomi AS yang kuat berpotensi mempertahankan inflasi serta suku bunga tinggi, menekan emas; permintaan pasar dan gejolak geopolitik turut memengaruhi fluktuasi.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Harga emas perhiasan di Palembang kembali turun menjadi mulai Rp13,6 juta per suku atau setara 6,7 gram, dari sebelumnya berada di kisaran Rp14 juta.
  • Who?
    Sejumlah toko emas di Palembang, pembeli emas perhiasan, serta pengamat ekonomi Sumatra Selatan dan dosen Universitas Sriwijaya Soekanto Sairuki terlibat dalam pemantauan dan penjelasan kondisi pasar.
  • Where?
    Penurunan harga terpantau di sejumlah toko emas di Kota Palembang, Sumatra Selatan.
  • When?
    Harga emas perhiasan tersebut terpantau pada 25 Oktober 2026.
  • Why?
    Kenaikan harga minyak dunia dan data ekonomi Amerika Serikat yang kuat menjadi perhatian pasar karena dapat menekan inflasi, meningkatkan biaya produksi dan transportasi, serta memengaruhi ekspektasi suku bunga.
  • How?
    Harga perhiasan dijual beragam antar toko karena dipengaruhi biaya perawatan, operasional, dan kandungan karat emas. Fluktuasi juga berkaitan dengan permintaan pasar, kebijakan moneter, serta kondisi ekonomi Amerika Serikat.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Harga emas perhiasan di Palembang turun lagi pada 25 Oktober 2026. Sekarang harganya mulai Rp13,6 juta untuk satu suku, yaitu 6,7 gram. Dulu sempat Rp14 juta lebih. Harga tiap toko bisa beda karena kadar emas dan biaya toko. Pak Soekanto bilang harga minyak dunia naik bisa ikut membuat harga emas berubah.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Penurunan harga emas perhiasan di Palembang membuka ruang bagi masyarakat untuk memperoleh emas pada kisaran harga yang lebih rendah dibanding sebelumnya. Meski setiap toko menerapkan harga berbeda sesuai kadar karat dan biaya operasional, dinamika ini menunjukkan pasar tetap responsif terhadap perubahan ekonomi dan permintaan, sehingga pilihan pembelian dapat disesuaikan dengan kebutuhan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Palembang, IDN Times - Harga emas Palembang pada 25 Oktober 2026 kembali mengalami penurunan. Berdasarkan pantauan di sejumlah toko, emas perhiasan hari ini dijual mulai Rp13,6 juta per suku setara 6,7 gram dari sebelumnya sempat di angka Rp14 jutaan.

Namun, perlu diketahui bahwa harga emas, khususnya perhiasan, di Palembang dijual dengan harga beragam. Hal itu dipengaruhi oleh biaya perawatan serta operasional toko termasuk perbedaan kandungan karat emas murni.

1. Penentuan suku bunga di bank sentral memengaruhi harga emas

Ilustrasi suasana di Toko Emas Palembang (IDN Times/Feny Maulia Agustin)

Secara umum, pergerakan harga emas di Tanah Air, termasuk di Palembang, tidak hanya dipengaruhi oleh permintaan terhadap aset safe haven, tetapi juga oleh kebijakan moneter dan kondisi ekonomi Amerika Serikat.

Kenaikan harga minyak dan data ekonomi AS yang kuat menjadi perhatian utama investor dalam beberapa hari terakhir. Harga minyak yang lebih tinggi dapat menambah tekanan inflasi, sedangkan aktivitas ekonomi yang kuat dapat membuat bank sentral lebih berhati-hati dalam menurunkan suku bunga.

2. Tekanan perekonomian berdampak pada harga emas

Emas Palembang (Dok. IDN Times)

Menurut pengamat ekonomi Sumatra Selatan sekaligus dosen di Universitas Sriwijaya, Soekanto Sairuki, kenaikan harga minyak menjadi faktor lain yang sedang diperhatikan pasar khususnya di neraca perdagangan emas.

Harga energi yang lebih tinggi dapat meningkatkan biaya transportasi dan produksi sehingga tekanan harga dalam perekonomian dapat bertahan lebih lama.

3. Inflasi dan permintaan pasar juga memengaruhi harga emas

Toko Emas Palembang (IDN Times/Hafidz Trijatnika)

Kondisi itu dapat membuat bank sentral mempertahankan kebijakan suku bunga tinggi lebih lama untuk mengendalikan inflasi. Situasi tersebut juga menciptakan hubungan tidak langsung antara minyak dan emas.

Ketika minyak naik, pasar dapat memperkirakan inflasi akan lebih sulit turun sehingga peluang kenaikan suku bunga ikut meningkat. Ekspektasi tersebut kemudian dapat memberikan tekanan tambahan terhadap harga emas.

Lebih lanjut Soekanto menyampaikan, selain karena gejolak geopolitik, fluktuasi harga emas perhiasan di pasar dapat dipengaruhi kondisi permintaan pasar.

"Harga emas naik bila permintaan tinggi. Tapi kalaupun harga emas turun, ekonomi daerah tetap bpotensi kena dampak inflasi global," kata dia.

Curated For You

Editorial Team

Related Article