Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Danantara Bakal Lakukan Ini Terhadap 888 BUMN di Indonesia

Danantara Bakal Lakukan Ini Terhadap 888 BUMN di Indonesia
Donny Oskaria setelah memberikan kuliah umum (Foto: IDN Times/Halbert Caniago)
Intinya Sih

  • Pemantauan industri BUMN

  • Lakukan bisnis konsolidasi

  • Lakukan review dan roadmap perusahaan BUMN

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Padang, IDN Times - Danantara akan melakukan hal yang mengejutkan terhadap seluruh Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang sudah eksis sejak puluhan tahun silam. CEO Danantara, Donny Oskaria mengatakan, pihaknya akan melakukan fundamental bisnis review terhadap 888 BUMN yang saat ini ada di Indonesia.

"Untuk melakukan fundamental bisnis review ini, kita akan melakukan pendekatan atas 3 hal yang nantinya akan kami lakukan," katanya saat memberikan kuliah umum di Universitas Andalas (Unand), Jumat (13/6/2025).

1. Pemantauan tentang industri BUMN

Ilustrasi Danantara (Foto: IDN Times)
Ilustrasi Danantara (Foto: IDN Times)

Donny menyatakan, akan memantau industri yang sedang dilakukan oleh ratusan BUMN yang ada di Indonesia. "Kita akan lihat, apakah industrinya masih grouth atau tidak. Selain itu, kami juga akan mengecek industri sizenya berapa," katanya.

Dengan begitu, Danantara akan bisa melakukan menentukan apakah BUMN tersebut sehat secara bisnis atau tidak dan akan melakukan langkah-langkah untuk BUMN tersebut. Selain itu, Donny mengatakan, juga akan melakukan analisis terhadap kompetitor dari BUMN yang ada diIndonesia saat ini.

"Kita akan lihat kompetitornya siapa dalam bisnis yang sedang ditangani oleh BUMN dan seberapa besar market share mereka," katanya.

Danantara juga akan melihat bagaimana internal dari BUMN tersebut untuk bisa menentukan bagaimana kesehatan dari perusahaan itu. "Nanti 888 itu akan kita masukkan ke dalam matrik dan nanti akan bisa dilihat bidangnya seperti Angkasapura logistik atau BUMN lainnya," katanya.

2. Lakukan bisnis konsolidasi

Ilustrasi Danantara (Foto: IDN Times)
Ilustrasi Danantara (Foto: IDN Times)

Donny mengatakan, akan melakukan bisnis konsolidasi terhadap 888 BUMN yang ada di Indonesia tersebut agar bisa lebih sederhana.

"Tapi sizenya bisa menjadi lebih besar, kemampuannya juga menjadi lebih besar. Sehingga perusahaan tersebut bisa menjadi perusahaan yang sehat," katanya.

Ia menargetkan, dari 888 perusahaan tersebut akan menjadi 190 perusahaan dengan size yang lebih besar nantinya dan memiliki daya saing lebih tinggi.

3. Lakukan review dan roadmap

ilustrasi roadmap (pexels.com/RDNE Stock project)
ilustrasi roadmap (pexels.com/RDNE Stock project)

Tahap selanjutnya yang akan dilakukan oleh Danantara nantinya adalah dengan melakukan review dan roadmap terhadap perusahaan BUMN tersebut. "Nanti kita akan melihat bagaimana lisensinya, parameternya, bagaimana marginnya, konstruksinya kemudian KPInya," kata Donny.

Ia menambahkan, setelah melakukan review tersebut nanti akan dilakukan pengelompokan pada masing-masing bisnis yang sedang dijalani. "Sehingga nanti perusahaan ini bisa menjadi world class best practice di kelasnya masing-masing. Nanti kita juga akan melakukan ferivikasi terhadap perusahaan tersebut," katanya.

Menurutnya, tahapan tersebut akan dilakukan dalam 3 sampai 4 tahun ke depan. Sehingga Indonesia memiliki perusahaan yang benar-benar bisa bersaing di bidangnya masing-masing.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Topics
Editorial Team
Martin Tobing
EditorMartin Tobing

Latest News Sumatera Selatan

See More