Palembang, IDN Times - Mantan Wakil Gubernur (Wagub) Sumsel sekaligus mantan Bupati Ogan Komering Ulu (OKU), Edi Yusuf, menggalang kotak kosong dalam pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak 2020.
Edi yang sempat dikabarkan akan maju dalam pilkada OKU, ternyata batal mencalonkan diri usai seluruh partai politik merapat ke calon Bupati petahana, Kuryana Azis dan Johan Anuar.
Edi Yusuf mengatakan, dirinya menggalang kotak kosong sebagai upaya demokratis untuk mengkoordinasi pendukungnya yang menginginkan perubahan di OKU. Meski dirinya menggagas alur pemilihan kotak kosong, Edi menilai kampanye kotak kosong murni gerakan rakyat yang ingin ada perubahan.
"Saya pikir masyarakat sudah satu pemahaman tidak akan golput pada pilkada ini. Saya tidak mengajari mereka memilih kotak kosong, atau koordinasikan mereka harus bagaimana. Saya tidak ada modal, mereka bergerak sendiri dengan kelompoknya," ujar Edi Yusuf, Rabu (9/11/2020).
Lebih jauh, inilah wawancara IDN Times dengan Edi Yusuf terkait gerakan kotak kosong yang telah dideklarasikannya pada 7-8 September 2020 lalu.
![[WANSUS] Bekas Wagub Sumsel Kampanye Kotak Kosong: Aku Puyang Petahana](https://image.idntimes.com/post/20201109/img-20201109-wa0006-72cd1cc28f3b74a3bf7797a03925f0c4.jpg)