Wamenag Janji Turunkan Ongkos Haji Tahun Depan

- Wamenag akan menurunkan biaya keberangkatan haji tahun depan, dengan perkiraan biaya ideal maksimal Rp85 juta untuk musim haji berikutnya.
- Pelaksanaan ibadah haji yang selama ini dilakukan selama 41 hari, akan dipangkas menjadi 31 hari, dengan harapan tidak memengaruhi layanan kepada jamaah haji.
- Jemaah kloter 8 embarkasi Padang yang terdiri dari 423 orang akan langsung diterbangkan dari Bandara International Minangkabau menuju Bandara King Abdul Aziz Jeddah sebagai fase gelombang 2.
Padang, IDN Times - Wakil Menteri Agama (Wamenag), Romo Muhammad Syafi'i menyatakan, akan menurunkan biaya keberangkatan haji tahun depan. Hal tersebut disampaikannya saat melepas jemaah haji kloter 8 di Kota Padang, Jumat (16/5/2025) malam di Asrama Haji Padang yang berada di Kecamatan Koto Tangah.
"Pemerintah bersama pihak terkait masih terus berupaya menurunkan ongkos ibadah haji," katanya saat diwawancarai awak media pada kesempatan tersebut.
1. Perkiraan biaya haji 2026

Romo menjelaskan, biaya haji saat ini sudah menjadi perhatian khusus oleh pemerintah dan berencana akan menurunkan biaya tersebut nantinya.
"Ongkos naik haji ke depannya diharapkan bisa lebih dimurahkan dengan kualitas yang lebih ditingkatkan," katanya.
Menurutnya, perkiraan biaya haji yang ideal maksimal Rp85 juta untuk musim haji berikutnya. Jika ini bisa diwujudkan, ongkos haji bisa jauh lebih turun dan ia juga memastikan pelayanan lebih baik.
2. Kurangi waktu menjalankan ibadah haji

Romo mengatakan, selama ini pelaksanaan ibadah haji dilakukan selama 41 hari. Waktu tersebut menurutnya nanti akan bisa dipangkas menjadi 31 hari.
"Haji plus bisa 14 hari atau 20 hari, maka haji reguler ini cukup 31 hari, sehingga lansia tidak perlu menunggu lama kepulangannya ke Tanah Air," katanya.
Dengan begitu, menurutnya biaya haji tersebut betul-betul dapat diturunkan, maka tidak akan memengaruhi atau menurunkan layanan kepada jamaah haji.
3. Lepas keberangkatan jemaah haji kloter 8 embarkasi Padang

Romo dalam kunjungannya melepas jemaah haji kloter 8 embarkasi Padang berpesan kepada setiap pendamping haji untuk bisa memberikan pelayanan maksimal kepada para jemaah haji.
Diketahui, jemaah kloter 8 ini berjumlah 423 orang terdri dari Pasama Barat 246 orang, Kota Padang Panjang, 80 orang dan Kota Padang 89 orang, PHD 3 orang, pembimbing KBIHU 2 orang dan petugas kloter 4 orang.
"Jemaah Kloter 8 ini merupakan jemaah pertama yang akan kita terbangkan fase gelombang 2. Mereka akan langsung diterbangkan dari Bandara International Minangkabau menuju Bandara King Abdul Aziz Jeddah," kata Kepala Kanwil Kemenag Sumbar, Mahyudin.



















