Padang, IDN Times - Tambang emas ilegal di Kabupaten Solok ada korban. Puluhan warga yang bekerja sebagai penambang emas ilegal diketahui menjadi korban.
Dari data sementara Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat sebanyak 11 orang diketahui meninggal dunia dan 9 orang mengalami luka-luka.
Kepala BPBD Solok, Irwan Efendi menyebutkan sampai saat ini pihaknya mendapatkan informasi 15 orang dinyatakan meninggal dunia. "Dari data sementara, 15 orang dikabarkan meninggal dunia," katanya saat dihubungi, Jumat (27/9/2024).
Menurutnya, 11 dari 15 korban meninggal dunia tersebut sudah dibawa keluar dari lokasi pertambangan tersebut.
