Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Sopir Truk Ditemukan Meninggal Saat Antre BBM di SPBU Palembang
Evakuasi jasad korban. Sopir truk yang diduga meninggal dunia akibat serangan jantung (Dok: Polsek IB1)

Palembang, IDN Times - Seorang sopir truk yang sedang mengantre BBM jenis Solar di kawasan SPBU Demang Lebar Daun, ditemukan meninggal dunia di dalam kendaraannya. Korban diduuga mengalami serangan jantung hingga meninggal dunia di TKP, Kamis (22/12/2022).

Korban diketahui bernama Erhamsi (54) yang sehari-hari berprofesi sebagai sopir truk. Ia merupakan warga Kecamatan Kalidoni, Palembang.

"Dari dugaan awal penyebab kematian adalah jantung. Pihak keluarga membenarkan jika korban memiliki riwayat penyakit jantung," ungkap Kapolsek Ilir Barat I Palembang, Kompol Rian Suhendi, Jumat (23/12/2022).

1. Korban tak menyahut saat dipanggil

Ilustrasi jenazah (IDN Times/Mardya Shakti)

Awalnya korban bersama para sopir truk lain mengantre giliran untuk mengisi Solar bersubsidi. Dari informasi saksi mata di lokasi, antrean BBM yang panjang memaksa pengendara menunggu waktu lebih yang lama.

Saat giliran maju, kendaraan yang dibawa oleh korban tak bergerak. Hal itu membuat orang yang mengantre di posisi belakang truk korban otomatis membunyikan klakson.

"Petugas SPBU akhirnya mendekati mobil korban dan memintanya untuk memajukan kendaraan," ungkap dia.

2. Korban meninggal dengan kepala menempel di setir seperti tertidur

Ilustrasi korban di rawat petugas medis (IDN Times/Sukma Shakti)

Karena tak kunjung memajukan kendaraannya, petugas makin penasaran. Korban terlihat seperti orang yang sedang tertidur di dalam mobil dengan kepala menempel di setir.

"Tapi setelah dipanggil tidak menjawab, kemudian petugas SPBU dan satpam melihat ke dalam mobil dan menemukan kondisi korban sudah meninggal dengan kondisi kepala menempel di setir mobil," jelas dia.

3. Keluarga langsung mengambil jasad korban

Ilustrasi TKP (IDN Times/Arief Rahmat)

Petugas SPBU langsung melaporkan temuan itu ke aparat Kepolisian. Tak berselang lama jasad korban langsung dievakuasi. Polisi memastikan tidak ada yang mencurigakan dari tubuh korban usai dievakuasi.

"Keluarga menolak autopsi dan menerima kondisi ini, sehingga jenazah tadi langsung diserahkan," tutup Kapolsek.

Editorial Team

Related Article