Palembang, IDN Times - Sekitar seribu babi ditemukan mati mendadak dari peternakan di kawasan Talang Buruk, Kilometer 7 Palembang. Kematian hewan ternak itu secara beruntun diketahui sejak dua pekan setelah Idulfitri, atau 15 Juni 2020 lalu. Babi itu diduga mati akibat terserang penyakit Africa Swine Faver (ASF), atau Demam Babi Afrika.
"Tim dari Balai Veteriner Lampung kemarin sudah datang mengambil sampel. Memang saat ke sana (peternakan), babinya sudah habis semua. Sehingga tim hanya mengambil sampel dari kotoran babi itu," ungkap Ketua Persatuan Dokter Hewan Indonesia Sumatra Selatan (PDHI Sumsel, drh. Jafrizal, Jumat (3/7).
