Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Remaja Palembang yang Lompat Ke Sungai Musi Belum Ditemukan

Remaja Palembang yang Lompat Ke Sungai Musi Belum Ditemukan
Basarnas Palembang melakukan pencarian terhadap remaja yang hanyut di Sungai Musi (IDN Times/Basarnas Palembang)
Share Article

Palembang, IDN Times - Rangga Wijaya (15), remaja yang melompat ke Sungai Musi pada Kamis lalu (7/5), belum juga ditemukan oleh Basarnas Palembang. Hingga Sabtu (9/5), tim masih berusaha mencari tubuh korban di tengah derasnya arus Sungai Musi.

"Kita masih melakukan pencarian terhadap korban. Sampai saat ini, kita sudah memperluas pencarian dalam radius lima kilometer dari TKP melompat," ujar Kepala Basarnas Palembang, Hery Marantika, Sabtu (9/5). 

Rangga Wijaya diketahui melompat ke Sungai Musi demi menghindari tawuran. Kejadian itu terjadi waktu sahur Kamis lalu, tepatnya di Jalan Abikusno, Cokrosuyono, Kecamatan Kertapati, Palembang.

1. Terjun ke Sungai Musi meski tidak bisa berenang

Ilustrasi wisatawan di Jembatan Ampera dan Sungai Musi Palembang (IDN Times/Feny Maulia Agustin)
Ilustrasi wisatawan di Jembatan Ampera dan Sungai Musi Palembang (IDN Times/Feny Maulia Agustin)

Awalnya korban keluar rumah untuk membangunkan sahur di sekitar tempat tinggal. Korban bergabung bersama lima orang teman lainnya. Namun di tengah jalan, mereka mendapati tawuran sekelompok remaja lainnya.

Karena enggan ikut-ikutan dan takut menjadi sasaran, korban memilih terjung ke Sungai Musi. Belakangan diketahui jika Rangga tidak bisa berenang. 

"Menurut rekannya, korban ini tidak bisa berenang. Namun tetap lompat ke sungai karena menghindari tawuran. Sekarang kita masih melakukan pencarian terhadap korban," kata Hery.

2. Arus Sungai Musi yang deras menyulitkan tim pencairan

Ilustrasi wisata Sungai Musi Palembang (IDN Times/Feny Maulia Agustin)
Ilustrasi wisata Sungai Musi Palembang (IDN Times/Feny Maulia Agustin)

Menurut Heri Basarnas Palembang baru mendapatkan laporan mengenai kejadian beberapa jam setelah korban melompat ke sungai. Kondisi arus sungai yang deras membuat tim kesulitan melakukan pencarian.

"Kami baru mendapat laporan dari paman korban sekitar pukul 07.30 pada Kamis kemarin. Setelah itu, tim langsung diterjunkan sampai hari ini untuk melakukan pencarian," jelas dia.

3. Basarnas dibantu warga lakukan pencarian

Ilustrasi tenggelam. id.pinterest.com/Odyssey
Ilustrasi tenggelam. id.pinterest.com/Odyssey

Dalam melakukan pencarian tim Basarnas dibekali alat berupa satu unit Rescue Carier, dua Set Peralatan Selam, satu Unit Rubber Boat, Pal. Navigasi, Pal. Komunikasi, Pal. Medis dan Pal. Evakuasi.

"Untuk tim ada tujuh orang yang bertugas mencari, sekarang masih kita sisir dibantu keluarga dan warga sekitar," tutup dia.

Share Article
Curated For You

Meski di Tengah Corona, Proyek Jembatan Musi VI Kembali Dikerjakan

05 Mei 2020, 14:56 WIBNews
Topics
Editorial Team
Deryardli Tiarhendi
Rangga Erfizal
Deryardli Tiarhendi
EditorDeryardli Tiarhendi

Latest News Sumatera Selatan

See More