Remaja Babat Toman Muba Terbawa Arus saat Mandi di Sungai

- Fadlan (14) hilang tenggelam di Sungai Musi saat air pasang, tak bisa diselamatkan oleh teman-temannya.
- Korban tenggelam saat bermain air di Tebing Gerinting, warga dan perangkat desa melakukan pencarian hingga larut malam.
- Kepala BPBD Muba turunkan tim pencarian dan evakuasi, imbau masyarakat waspada terhadap arus sungai yang meningkat akibat musim hujan.
Musi Banyuasin, IDN Times - Fadlan (14), seorang remaja di Kelurahan Mangun Jaya, Kecamatan Babat Toman, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) hilang tenggelam di Sungai Musi tepatnya di RT 07 pada Minggu (16/3/2025) sekitar pukul 17.30 WIB.
Sebelum kejadian, korban tengah mandi bersama teman-temannya di pinggiran Sungai Musi saat air sedang pasang. Nahasnya, korban terseret arus dan tak bisa diselamatkan saat itu juga.
1. Korban terseret arus saat bermain air

Camat Babat Toman, Heru Kharisma menyebutkan, insiden tersebut terjadi saat korban bersama teman-temannya mandi di area yang dikenal sebagai Tebing Gerinting. Ketika sedang bermain air, tiba-tiba korban terseret arus yang deras dan tenggelam.
"Dari laporan yang kita terima ia sedang bermain air atau mandi urik (mandi di sungai). Saat itu korban terseret arus, teman korban yang melihat kejadian tersebut segera berusaha mencari bantuan. Namun korban sudah hilang tenggelam," ujar Heru, Senin (17/3/2025).
2. Warga sudah cari korban namun belum membuahkan hasil

Warga dan perangkat desa pun berbondong-bondong melakukan upaya pencarian dengan menggunakan perahu hingga larut malam. Namun korban masih tak kunjung ditemukan.
"Kami juga telah berkoordinasi dengan pihak BPBD Muba dan meminta desa-desa di sepanjang aliran sungai untuk waspada. Kami mengimbau kepada orang tua untuk mengawasi anak-anaknya saat musim banjir seperti ini," ungkapnya.
3. BPBD masih upayakan pencarian

Sementara itu, Kepala BPBD Muba Pathi Riduan mengatakan, pihaknya langsung menurunkan tim ke lokasi untuk melakukan pencarian dan evakuasi.
“Usai menerima laporan tim langsung turun tim ke lokasi untuk membantu pencarian korban. Saat ini, pencarian masih dilakukan dengan menyusuri sungai dan memantau area sekitar,” jelas Pathi.
Tak lupa ia mengingatkan bahwa musim hujan menyebabkan debit air Sungai Musi meningkat dan arus menjadi lebih deras, sehingga masyarakat harus lebih waspada.
“Kami mengimbau orang tua agar lebih mengawasi anak-anaknya. Jangan biarkan mereka bermain di sekitar sungai atau daerah rawan banjir tanpa pengawasan. Arus sungai bisa sangat berbahaya, apalagi saat musim hujan seperti sekarang," ungkapnya.



















