Pj Gubernur Sumsel Siapkan Transisi Pemerintahan Baru

- Pj Gubernur Sumsel siapkan transisi pemerintahan kepada calon kepala daerah terpilih untuk kelangsungan program pembangunan.
- Proses rekapitulasi suara Pilkada Sumsel masih berlangsung, diharapkan kepala daerah terpilih mampu ciptakan momentum pembangunan yang kondusif.
- Pentingnya menjaga situasi kondusif hingga pelantikan kepala daerah terpilih Februari 2025, meski ada beberapa gesekan yang berhasil diredam.
Palembang, IDN Times - Pj Gubernur Sumsel Elen Setiadi akan mempersiapkan proses transisi pemerintahan kepada calon kepala daerah terpilih. Transisi tersebut dilakukan untuk membuat kepemimpinan di Sumsel terus berkelanjutan dengan integrasi program antara pusat dan daerah.
"Siapa pun yang terpilih, tentu kita serahkan pada proses yang ada. Oleh karena itu, masa-masa ini kami akan menyiapkan program untuk kepemimpinan kepala daerah yang baru," ungkap Elen, Jumat (29/11/2024).
1. Berharap kepemimpinan baru bawa pembangunan di Sumsel

Elen menjelaskan, hingga saat ini proses rekapitulasi suara dilakukan KPU Sumsel masih berlangsung. Siapun nantinya terpilih diharapkan mampu menciptakan moemntum untuk menjalankan program pembangunan yang ada.
"Insya Allah, dengan situasi yang kondusif ini, Sumsel akan melangkah menuju masa depan yang lebih baik di bawah kepemimpinan yang baru," jelas dia.
2. Kepala daerah terpilih dilantik Februari 2025

Elen juga menyampaikan pentingnya menjaga situasi kondusif hingga pelantikan kepala daerah terpilih rencananya dilantik Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Februari 2025.
"Kami mengingatkan semua pihak untuk tetap menjaga situasi aman ini hingga tahapan pilkada selesai dan kepala daerah baru resmi dilantik," jelas dia.
3. Gesekan dalam Pilkada di Sumsel diklaim berhasil diredam

Elen mengatakan, Pilkada di Sumsel berlangsung kondusif. Diinya mengakui, ada beberapa gesekan yang terjadi yang mengakibatan pertikaian namun hal itu sudah berhasil diredam.
"Alhamdulillah, kita baru saja melaksanakan Pilkada Serentak secara nasional dan khususnya di Sumsel. Meski ada satu atau dua kasus, secara umum tidak menonjol. Pelaksanaannya berjalan dengan baik," jelas da.

















