Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Pemkot Palembang Habiskan Rp398 Miliar Restorasi 1 Anak Sungai
Wali Kota Palembang, Harnojoyo (IDN Times/Feny Maulia Agustin)

Palembang, IDN Times - Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang menghabiskan dana ratusan miliar rupiah untuk merestorasi satu anak sungai. Menurut Wali Kota (Wako) Palembang, Harnojoyo, pengembalian fungsi sungai sebagai bentuk peduli dan menekan persoalan banjir di perkotaan.

"Kita akan lakukan bertahap karena banyak DAS (daerah aliran sungai) akan direstorasi. Bertahap menyesuaikan anggaran. Satu restorasi anak sungai butuh Rp398 miliar," ujar Harnojoyo usai kegiatan peduli sungai di Hotel Harper Palembang, Kamis (30/9/2021).

1. Pemkot masih fokus restorasi Sekanak Lambidaro

Situasi rumah makan terapung di pinggiran Sungai Musi bawah Jembatan Ampera (IDN Times/Feny Maulia Agustin)

Dana Rp398 miliar tersebut bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Palembang. Sedangkan untuk anak sungai yang sedang direstorasi, Pemkot fokus membenahi Sungai Sekanak Lambidaro.

"Sekarang program Lebak Cindo (Sekanak) sudah sampai aliran di Radial dengan menggandeng dinas wisata, budaya, termasuk komunitas sungai," kata dia.

2. Rencanakan 21 DAS di Palembang menjadi tempat destinasi

Suasana kota Palembang di pelataran Benteng Kuto Besak (BKB) (IDN Times/Feny Maulia Agustin)

Pemkot bakal merestorasi semua DAS anak Sungai Musi. Sebanyak 21 DAS di Palembang bakal dibenahi, termasuk untuk menjaga kebersihan sungai.

"Selain meningkatkan serapan air, 21 DAS di Palembang bisa kita jadikan pusat destinasi," timpalnya.

3. Palembang butuh enam hektar kolam retensi untuk mengurangi banjir

Wali Kota Palembang, Harnojoyo (IDN Times/Feny Maulia Agustin)

Selain restorasi sungai sebagai upaya mengurangi banjir di Palembang, Pemkot juga mengupayakan pembuatan kolam retensi di Sekip Bendung dan kawasan Polda Sumsel.

"Untuk mengurangi genangan air butuh dibuat kolam retensi seluas 6-7 ribu hektar," ungkap dia.

4. Pemkot butuh bantuan investor bantu percepatan restorasi sungai

Jembatan Ampera ikon kota Palembang. (IDN Times/Deryardli Tiarhendi)

Harnojoyo melanjutkan, anggaran restorasi sungai cukup terbatas. Pemkot Palembang pun membutuhkan waktu dan bantuan dari pihak ketiga agar tujuan memperbaiki lingkungan segera tercapai.

"Mudah-mudahan semua terealisasi. Semoga PAD Palembang meningkat dan ada bantuan pendapatan dari masyarakat maupun pihak lain, pihak ketiga yang berinvestasi," tandas dia.

Editorial Team

Related Article