Palembang, IDN Times - Direktur Utama (Dirut) PD Pasar Palembang Jaya, Abdul Rizal mengatakan, pihaknya tidak bisa melakukan penutupan pasar terus-menerus, meski kasus positif di lingkungan pasar kian bertambah.
Terutama di Pasar Kebon Semai Sekip Palembang yang baru saja beroperasi kembali pada 7 Juni kemarin, setelah 10 hari sempat ditutup akibat satu pedagang reaktif rapid dinyatakan meninggal dunia.
"Kalau ditutup terus kita bisa kena demo pedagang. Kasihan juga pedagang lain kan, kosong penghasilannya. Kondisi sekarang, tidak bisa begini (menutup pasar) terus. Solusinya, pedagang yang positif diminta karantina dan isolasi mandiri. Urusan biaya perawatan jadi tanggung jawab pemkot," katanya kepada IDN Times, Senin (8/6).