Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Operator Alat Berat Temukan Mortil Aktif 120 Cm di Desa Sako Banyuasin

Operator Alat Berat Temukan Mortil Aktif 120 Cm di Desa Sako Banyuasin
Benda diduga mortil saat ditemukan di Desa Sako Banyuasin. (Dok. Polisi)
Intinya Sih
  • Tim Jibom Sat Brimobda Sumsel evakuasi mortil dari Dusun I RT 03, Desa Sako, Banyuasin, yang ditemukan oleh operator alat berat
  • Proses Disposal sempat tertunda karena hujan deras, namun mortir tersebut sudah diamankan dari lokasi awal penemuan
  • Temuan ini mengingatkan kepada warga untuk selalu berhati-hati jika menemukan benda mencurigakan dan segera laporkan kepada aparat keamanan
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Banyuasin, IDN Times - Tim Jibom (Penjinak Bahan Peledak) dari Sat Brimobda Sumsel evakuasi atau Disposal (penanganan bahan peledak) sebuah benda diduga mortil yang ditemukan di Dusun I RT 03, Desa Sako, Kecamatan Rambutan, Banyuasin, Jumat (28/2/2025) sekitar pukul 11.00 WIB.

Meskipun proses Disposal sempat tertunda karena hujan deras, namun mortir tersebut sudah diamankan dari lokasi awal penemuan.

Benda yang diduga mirip peluru peledak tersebut pertama kali ditemukan oleh Alpian, seorang operator alat berat yang sedang mengeruk tanah di kawasan tersebut. Saat ditemukan, mortir dengan panjang sekitar 120 cm dan diameter 30 cm itu diyakini masih dalam kondisi aktif.

1. Operator alat berat sedang mengeruk tanah

Tim penjinak bom dari Polda Sumsel saat mengevakuasi temuan benda diduga mortil. (Dok. Polisi)
Tim penjinak bom dari Polda Sumsel saat mengevakuasi temuan benda diduga mortil. (Dok. Polisi)

Peristiwa tersebut bermula ketika Alpian sedang mengoperasikan alat berat jenis ekskavator merasa curiga setelah menggali tanah milik Didi dan menemukan benda keras. Setelah benda tersebut terangkat, Alpian segera menghubungi pihak kepolisian karena menduga benda tersebut merupakan barang peledak.

Kapolsek Rambutan, AKP Ledi mengatakan, begitu mengetahui adanya temuan tersebut pihaknya segera mendatangi lokasi kejadian. 

"Alpian langsung melapor kepada kami dan tim dari Polsek Rambutan. Kanit Samapta Iptu Suparjo, Kanit Binmas Iptu Masdinata dan Kanit Provos Aiptu Diris Sitorus, serta Bhabinkamtibmas Desa Aipda F Komsija segera menuju lokasi untuk mengamankan benda tersebut," ujar kapolsek, Sabtu (1/3/2025).

2. Polisi langsung hubungi Tim Jibom Sat Brimobda Sumsel

ilustrasi bom (IDN Times/Novaya)
ilustrasi bom (IDN Times/Novaya)

Setelah memastikan benda itu berbahaya, petugas segera menghubungi Tim Jibom Sat Brimobda Polda Sumsel untuk penanganan lebih lanjut. 

"Sementara sembari menunggu tim datang, mortir tersebut kemudian diamankan di pinggir lahan dan ditutup dengan rumput sambil menunggu evakuasi," ungkapnya.

3. Mortil sudah dibawa ke Lapangan Tembak Sat Brimobda Sumsel

ilustrasi bom (pixabay.com/Anthony-X)
ilustrasi bom (pixabay.com/Anthony-X)

Tak lama kemudian Tim Jibom SatBrimobda Sumsel tiba di lokasi. Namun karena cuaca hujan, mortir tersebut sementara diamankan di Polsek Rambutan untuk disposal.

"Kini mortir tersebut sudah dijemput dari Polsek Rambutan dan dibawa ke Lapangan Tembak SatBrimobda Sumsel," terangnya.

Atas temuan ini, pihaknya mengimbau kepada warga agar selalu berhati-hati jika menemukan benda yang mencurigakan, terutama yang diduga sebagai bahan peledak.

"Jangan melakukan penanganan sendirian, kita tidak tahu apakah bahan peledak itu masih aktif atau tidak. Segera melaporkannya kepada aparat keamanan setempat untuk tindakan lebih lanjut," ujarnya.

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Yuliani
Martin Tobing
Yuliani
EditorYuliani

Latest News Sumatera Selatan

See More