Palembang, IDN Times - Mahasiswa Politeknik Sriwijaya (Polsri) berinisial ART (20) yang menjadi korban pengeroyokan di kampus, turut diperiksa oleh penyidik di Polrestabes Palembang.
Korban mengaku tidak mengetahui perkara dirinya dikeroyok oleh para pelaku. Saat hari pengeroyokan, Sabtu (30/10/2021) lalu sekitar pukul 15.00 WIB, ia sedang bersenda gurau dan bermain handphone.
"Jadi saat itu kami lagi main game. Lalu ada dua orang datang tiba-tiba marah. Kami diam saja karena takut dipukuli. Mereka yang kesal tiba-tiba marah dan langsung menghantam saya," ungkapnya, Selasa (2/11/2021).
