Palembang, IDN Times - Kasus pengeroyokan mahasiswa Politeknik Negeri Sriwijaya (Polsri) berinisial ART (20), diungkapkan pelaku karena korban lebih dulu mengeroyok rekannya.
Tersangka AAM (21) mengatakan, korban ART lebih dulu mengeroyok dua temannya yakni AW (20) dan HB di kantin kampus. AW dan HB dikeroyok oleh rombongan ART karena permasalahan sepele, yakni saling tatap saat berada di sana.
" Teman saya dikeroyok lebih dulu. AW dan HB dikeroyok empat orang. Mereka kabur dan melapor ke kami," kata AAM di Polrestabes Palembang, Senin (1/11/2021).
