Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Guru SD di Banyuasin Ditemukan Tewas Tanpa Busana di Dalam Tong Air

Guru SD di Banyuasin Ditemukan Tewas Tanpa Busana di Dalam Tong Air
Polisi tutup rumah korban penemuan mayat dalam tong air. (IDN Times/Polres Banyuasin)
Share Article

Banyuasin, IDN Times - Warga Jalur 5, Desa Marga Rahayu, Kecamatan Sumber Marga Telang, Kabupaten Banyuasin, geger setelah ditemukan seorang guru Sekolah Dasar (SD) bernama Efriza Yuniar(50).

Ia tewas dalam keadaan tanpa busana dengan tangan terikat tali. Korban juga dimasukkan ke dalam tong air berukuran 60 sentimeter, yang diduga digunakan pelaku untuk menutupi tindak kriminalnya. 

"Korban ditemukan berada di tong dan dibungkus pakai kain tebal, seperti karpet untuk menutupi jasadnya," ungkap Kapolres Banyuasin, AKBP Danny Sianipar, Kamis (9/7/2020).

1. Polisi periksa empat saksi di TKP

Polisi lakukan olah TKP di rumah korban (IDN Times/Polres Banyuasin)
Polisi lakukan olah TKP di rumah korban (IDN Times/Polres Banyuasin)

Pihak kepolisian pertama kali mendapat informasi tersebut dari warga sekitar. Tim dari Polsek setempat menuju ke Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan memeriksa lokasi. Polisi juga langsung memeriksa beberapa orang sebagai saksi.

"Saksi yang ada di TKP berjumlah empat orang. Saksi yang pertama menemukan korban sedang diinterogasi untuk keperluan penyelidikan," ujar dia.

2. Korban diduga dijerat sebelum meninggal

Ilustrasi korban (IDN Times/ Mardya Shakti)
Ilustrasi korban (IDN Times/ Mardya Shakti)

Tubuh korban sudah berhasil dievakuasi. Dari pemeriksaan awal kepolisian di lapangan, ditemukan ada bekas luka di leher korban. Duugaan awal, korban terlebih dahulu dijerat sebelum meninggal dunia.

"Bekas luka cuma di leher. Kemungkinan leher dijerat sampai tidak bisa bernapas. Sejauh ini, kami belum menemukan ada luka lain," jelas dia.

3. Korban diautopsi di RS Bhayangkara

(Ilustrasi pembunuhan) IDN Times/Arief Rahmat
(Ilustrasi pembunuhan) IDN Times/Arief Rahmat

Jenazah korban langsung dibawa ke Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Palembang untuk menjalani autopsi, dan mencari tahu penyebab kematiannya. Pihak Polres Banyuasin pun melanjutkan olah TKP di rumah korban.

"Sudah kita pasang police line di TKP, kita juga membawa jasad korban untuk diautopsi ke RS Bhayangkara," tandas dia. 

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Deryardli Tiarhendi
Rangga Erfizal
Deryardli Tiarhendi
EditorDeryardli Tiarhendi

Latest News Sumatera Selatan

See More

Ekspor Komoditas Unggul Sumsel Merosot saat Rupiah 18 Ribu

05 Jun 2026, 19:35 WIBNews