FJPI Sumsel Dikukuhkan, Siap Dorong Jurnalisme Inklusif dan Setara

- FJPI Sumsel resmi berdiri di Sumatra Selatan, mengusung semangat solidaritas dan penguatan peran jurnalis perempuan.
- Jurnalis perempuan dihadapkan pada tantangan distrubsi media dan persoalan di dunia siber, FJPI Sumsel menjadi tempat untuk meningkatkan kapasitas dan advokasi kesetaraan gender.
- Program kerja ke depan mencakup pelatihan jurnalisme sensitif gender, penguatan literasi digital, serta advokasi perlindungan hukum bagi jurnalis perempuan. FJPI Sumsel didesain menjadi rumah bagi jurnalis perempuan di Indonesia.
Palembang, IDN Times - Forum Jurnalis Perempuan Indonesia (FJPI) resmi berdiri di Sumatra Selatan (Sumsel). Mengusung semangat solidaritas dan penguatan peran jurnalis perempuan, kehadiran FJPI Sumsel menjadi momentum penting untuk menghadapi berbagai tantangan di dunia media saat ini.
"Melalui FJPI Sumsel, peluang belajar bagi jurnalis perempuan di daerah ini semakin terbuka, baik lewat ruang-ruang intelektual maupun advokasi," ungkap Ketua Umum FJPI Sumsel Dwitri Kartini usai dilantik di Rumah Dinas Wali Kota Palembang, Selasa (12/8/2025).
1. Dorong tiga program utama FJPI Sumsel

Dwitri menilai, jurnalis perempuan menghadapi berbagai macam tantangan di tengah distrubsi media yang mengharuskan media cetak beradaptasi dengan dunia digital. Tak sampai disitu, media online pun dinilai mulai tergerus dalam banyak persoalan di dunia siber.
"Forum ini dapat menjadi tempat jurnalis perempuan dalam meningkatkan kapasitas, advokasi kesetaraan gender dan jejaring lintas sektor," jelas dia.
2. Dorong peningkatan kapasitas jurnalis perempuan

Selain pelantikan, kegiatan ini juga diisi dengan diskusi publik bertema "Urgensi Penguatan Jurnalisme Inklusif, untuk Kebebasan Berekspresi bagi Jurnalis Perempuan", yang juga diisi oleh Sekretaris Jenderal FJPI Pusat Tri Rizki Ambarwatie dan Kepala Program Pendidikan (Prodi) Jurnalistik UIN Raden Fatah Palembang Jufrizal.
Tri Rizki Ambarwatie mengatakan, program kerja ke depan akan mencakup banyak pelatihan jurnalisme sensitif gender, penguatan literasi digital, serta advokasi perlindungan hukum bagi jurnalis perempuan.
"Dan nantinya, forum ini bisa untuk menjadi ruang saling mendukung di tengah kompleksitas pekerjaan jurnalistik saat ini," jelas dia.
3. FJPI Sumsel cabang ke-18 di Indonesia

FJPI Sumsel adalah cabang ke-18 dan didesain menjadi rumah bagi jurnalis perempuan di Indonesia. Dengan dilantiknya kepengurusan baru, FJPI berharap dapat semakin berperan aktif dalam mendorong terciptanya ekosistem media yang inklusif, adil, dan berpihak pada kebenaran.
"Kami sangat mendukung insiatif seperti ini supaya Palembang bisa lebih informatif, transparan dan demokratis," jelas Sekda Palembang, Aprizal Hasyim.