Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Dishub Sumsel Siapkan Skema Pemeriksaan Kendaraan Saat Nataru
Ilustrasi ramp check bus pariwisata. (IDN Times/Daruwaskita)

Palembang, IDN Times - Dinas Perhubungan Sumatra Selatan (Dishub Sumsel) melakukan ramp check untuk memastikan standar keamanan moda transportasi yang mengangkut pemudik saat Natal dan Tahun Baru (Nataru). Pemeriksaan tersebut dilakukan untuk kendaraan darat dan laut di setiap pool dan terminal.

"Ini akan dilakukan di setiap pool dan juga kendaraan, ramp check akan dimulai pada 18 Desember nanti," ungkap Kepala Dishub Sumsel, Arinarsa JS, Rabu (13/12/2023).

1. Uji kelaikan menyasar transportasi massal

Pelabuhan Tanjung Api-Api di Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan. (IDN Times/Rangga Erfizal)

Ari menerangkan, ramp check yang dilakukan pihaknya akan melibatkan aparat kepolisian, BPTD, serta intansi terkait. Pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh demi meminimalisir hal yang tak diinginkan saat libur Nataru.

"Banyak pihak yang terlibat, ini dilakukan guna memastikan kelaikan transportasi," jelas dia.

2. Terminal akan digunakan sebagai rest area

Ilustrasi rest area tol cikampek (ANTARANEWS/Ali Khumaini)

Arinarsa menambahkan, pihaknya juga akan menambahkan pos di terminal yang dapat dijadikan rest area bagi pemudik. Para pemudik yang tak melalui jalan tol bisa menggunakan pos tersebut untuk beristirahat.

"Kita maksimalkan pos yang ada di terminal, rest area di tol juga berfungsi, tapi ini kan kalau mereka tidak lewat tol bisa istirahat di terminal," jelas dia.

3. Proses bongkar muat juga akan dipercepat

(ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto)

Sedangkan untuk di kawasan Pelabuhan Tanjung Api-Api (TAA), Dishub telah menyiapkan skenario dalam mengantisipasi padatnya kendaraan di pelabuhan. Rencana ekstra trip akan dilakukan dengan menambah jumlah perjalanan kapal di pelabuhan TAA.

"Biasanya 13 trip dan akan kita tambah lagi untuk tujuan TAA-Tanjung Kalian," ujarnya.

Ia juga akan mempersingkat bongkar muat kapal di pelabuhan agar tidak terjadi penumpukan penumpang maupun kendaraan.

"Untuk port time (bongkar muat) akan kita persingkat. Biasanya dua jam kita persingkat menjadi 30 menit dan kita sesuaikan dengan lapangan," tutup dia.

Curated For You

Editorial Team

Related Article