Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Daftar Pasar Digital Palembang, Beli Sembako Online dengan QRIS
Ilustrasi UMKM (Dok. Kominfo Palembang)
  • Pasar tradisional Palembang mulai didigitalisasi, dimulai dari Pasar Gubah sebagai pilot project perdananya.
  • Target Pemkot Palembang adalah digitalisasi total 20 pasar tradisional dengan sistem pembelian online, pengantaran menggunakan ojek online, dan pembayaran cashless QRIS.
  • Pasar digital tidak membebani masyarakat dengan biaya transaksi pengiriman barang menggunakan ojek online, serta mengandeng start-up dan generasi muda untuk pendampingan transisi pasar digital.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Palembang, IDN Times - Digitalisasi mulai menyasar sejumlah pasar tradisional di Palembang. Pasar Gubah jadi salah satu pilot project perdananya. Selanjutnya, Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang menarget total 20 pasar tradisional segera didigitalisasi.

Daftar pasar digital yang telah dibuka Pemkot Palembang selain Pasar Gubah, akan ada di Pasar Lemabang, Pasar Pagi Km 5, dan Pasar Sekanak yang berada sekitar 500 meter dari pelataran Kawasan Benteng Kuto Besak (BKB).

1. Pasar digital Palembang ajak pedagang berjualan siaran langsung di media sosial

Pasar Digital Palembang, Beli Sembako Online dengan QRIS

Direktur Utama (Dirut) Perusahaan Daerah (Perumda) Pasar Palembang Jaya Dedi Siswoyo mengatakan, semua pasar tradisional perlahan akan transisi menjadi pasar digital dengan sistem pembelian online, pengantaran menggunakan ojek online (ojol), dan pembayaran cashless QRIS.

"Penjualan mulai dari makanan basah (kue), sembako, juga pakaian. Pasar digital online ini tidak hanya memberikan keuntungan untuk pedagang tetapi juga konsumen. Apalagi Gen Z saat ini lebih memilih belanja online," jelasnya.

Dedi menyampaikan, pasar digital Palembang juga mengajak pedagang untuk berjualan siaran langsung di pasar-pasar yang transisi digitalisasi. Pada awalnya, ada 20 pedagang yang berjualan online.

2. Fasilitas pasar digital tanpa biaya tambahan untuk pengiriman barang

Pasar Digital Palembang, Beli Sembako Online dengan QRIS

Fasilitas pasar digital, kata Dedi, juga tidak membebani masyarakat. Sebab pasar digital tidak menarik biaya transaksi pengiriman barang menggunakan ojek online. Namun memang, pembeli harus aktif memantau siaran ulang para pedagang yang berjualan melalui media sosial.

"Kita juga mengandeng start up, jadi pembeli belanja tidak dikenakan biaya kirim," jelas dia.

Kemudian kata Dedi, Perumda Pasar Palembang Jaya juga mengandeng generasi muda yang cakap digital untuk memberikan pendampingan transisi pasar digital hingga marketing pasar.

3. Pasar digital Palembang diharapkan bisa merubah pola dan perilaku belanja

Pasar Digital Palembang, Beli Sembako Online dengan QRIS

Penjabat Wali Kota (Pj Wako) Palembang Cheka Virgowansyah menambahkan, tujuan menghadirkan pasar digital itu menjadi terobosan pedagang dan konsumen di pasar tradisional untuk meningkatkan roda perekonomian daerah.

“Salah satu strategi pasar tradisional harus terus mengikuti tren zaman, dengan menghadirkan pasar digital di pasar tradisional," katanya.

Harapan selanjutnya dari pasar digital kata Cheka, bisa merubah pola dan perilaku masyarakat dalam berbelanja. Terlebih saat ini, konsumen mayoritas adalah generasi Z yang terbiasa beli online.

"Saat ini banyak Gen Z yang tidak pernah menginjakan kakinya di pasar tradisional dan kita harus menjadi pedagang yang hadir di ruang tamu, kamar, maupun dalam mobil. Pasar Digital inilah yang bisa menjangkau semuanya," jelas dia.

Editorial Team

Related Article