Buruh Sawit di Ogan Ilir Perkosa Anak Tiri Masih SMP Hingga Hamil

Ogan Ilir, IDN Times - Rudi (52) warga Perumahan PT Tania Divisi 3, Desa Ibul Kecamatan Rambang Kuang, Kabupaten Ogan Ilir, Sumsel, ditangkap polisi karena berbuat asusila ke anak tirinya hingga hamil.
Pelaku ditangkap ketika polisi menerima informasi dari Camat Rambang Kuang bahwa ada siswi kelas 8 SMP yang mengandung. Usai menerima laporan, akhirnya Polsek Muara Kuang mendatangi tempat tinggal siswi tersebut.
1. Warga curiga pelajar SMP hamil
Kapolsek Muara Kuang, Iptu Alimin, mengatakan pihaknya mendapat informasi ada seorang pelajar SMP hamil. Saat bersamaan, warga curiga dan menduga ada yang tidak beres sehingga pihaknya bergegas menuju lokasi.
"Akhirnya pada Rabu (15/11/2023) sekitar pukul 14.00 WIB, kita tiba di Desa Ibul dan warga sudah ramai serta menceritakan bahwa mereka sudah curiga tentang kejanggalan tersebut," ujarnya, Senin (27/11/2023).
Berdasarkan hasil pemeriksaan tim kesehatan, siswi berinisial P (16) tersebut positif hamil. Pihaknya lalu melakukan penyelidikan dengan memeriksa saksi-saksi hingga didapatkan petunjuk bahwa ayah tirinya menghamili korban.
"Ternyata korban dihamili oleh ayah tirinya. Pelaku mengakui perbuatannya dan sudah kami amankan," terang Alimin.
2. Rumah pelaku dan korban sepi karena di tengah perkebunan sawit

Berdasarkan hasil pemeriksaan, pelaku mengaku sudah lima kali berbuat asusila kepada korban di rumah.
"Pelaku memanfaatkan situasi rumah yang lengang di tengah perkebunan sawit, dan melakukan perbuatan asusila tersebut tanpa sepengetahuan istri," terangnya.
Kepada polisi, pelaku yang sehari-hari bekerja sebagai buruh kelapa sawit itu mengaku khilaf dan tak bermaksud menyakiti anak tirinya.
"Pelaku mengaku tidak pernah mengancam korban. Saat ini masih menjalani pemeriksaan lebih lanjut," ungkapnya.
3. Bhabinkamtibmas menjaga desa agar kondusif

Selain penyidikan, polisi juga berupaya melakukan pendekatan persuasif dengan warga yang emosi kepada pelaku. Demi menjaga kondusifitas di Desa Ibul Dalam, personel Bhabinkamtibmas diturunkan untuk mengantisipasi hal-hal yang tak diinginkan.
"Memang waktu pelaku kami amankan, sebagian warga ada yang emosi ingin menghakimi. Namun kami berupaya agar situasi Kamtibmas tetap kondusif dan soal penegakan hukum percayakan pada kami," tutupnya.






![[FOTO] Ribuan Umat Islam di Palembang Salat Iduladha hingga ke Ampera](https://image.idntimes.com/post/20260527/upload_4708432f4cacb509af3079e80bab8b41_bb5739ee-5d4f-472c-94ea-43df85613e24_watermarked_idntimes-2.jpg)












