1 Orang Korban Banjir Bandang di OKU Ditemukan Meninggal Dunia

Ogan Komering Ulu, IDN Times - Banjir bandang yang melanda Ogan Komering Ulu (OKU) menelan korban jiwa usai dua mobil terseret banjir. Sembilan orang dikabarkan menjadi korban, karena satu orang ditemukan meninggal dunia, empat orang masih hilang terseret arus dan empat lainnya selamat.
Banjir besar yang melanda OKU meluas ke Jalan Lintas Sumatra, Desa Batang Hari, Semidang Aji. Kondisi itu membuat dua mobil yang tengah melintas terseret arus.
"Satu orang meninggal dunia atas nama Hajipa (7) penumpang dari Isuzu Elf. Saat ini kita masih melakukan proses pencarian korban lainnya," ungkap Kasi Humas Polres OKU, Iptu Ibnu Holdun, Jumat (24/5/2024).
1. Identitas tiga korban belum diketahui

Ibnu menerangkan empat orang selamat merupakan pengemudi dump truck bernama Ranto Pardede (33), Iwan (34) serta pengemudi Elf bernama Syukurman (60) dan Erwansyah (39). Keempat penumpang selamat berhasil menyelamatkan diri ke wilayah yang lebih tinggi saat air bandang tiba-tiba membesar.
"Korban meninggal dunia ditemukan beberapa ratus meter dari TKP mobil tenggelam," jelas dia.
2. Proses pencarian empat orang hilang masih dilakukan

Sedangkan lima orang penumpang Elf sempat bertahan di area sekitar mobil dengan menaiki atap mobil. Namun karena derasnya arus l, kelima korban pun terseret banjir hingga dinyatakan hilang pasca kejadian.
"Berdasarkan data terakhir, dari tujuh penumpang minibus empat orang dinyatakan hilang," jelas dia.
3. Hujan deras di OKU jadi penyebab banjir bandang

Ibnu menjelaskan, banjir bandang yang terjadi di OKU disebabkan oleh volume Sungai Ogan yang meluap akibat hujan deras dan limpahan air dari Ulu sungai. Tak hanya jalan lintas, rumah warga yang berada dekat dengan aliran sungai Ogan turut terendam akibat banjir tersebut.
"Saat ini proses pencarian korban hilang masih dilakukan," tutup dia.


















