Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Pemprov Sumbar Pastikan Ketersediaan Pangan Selama Ramadan Aman

Pemprov Sumbar Pastikan Ketersediaan Pangan Selama Ramadan Aman
Komoditas beras yang dijual di Pasar Pabaeng-baeng di Kota Makassar, Jumat (21/2/2025). (IDN Times/Asrhawi Muin)
Share Article

Padang, IDN Times - Pemerintah Provinsi Sumatra Barat (Sumbar) memastikan kecukupan bahan pangan di daerah tersebut aman selama bulan ramadan mendatang.

"Untuk kebutuhan pangan selama bulan ramadan aman. Kita masih memiliki stok juga yang bisa dikucurkan jika dibutuhkan nantinya," kata Kepala Dinas Pangan Sumatra Barat, Iqbal Ramadi Payana saat dihubungi IDN Times, Rabu (26/2/2025).

Ia mengungkapkan, pihaknya sudah memperkirakan jumlah bahan pangan yang dibutuhkan setiap bulannya di Sumatra Barat hingga April mendatang.

1. Kebutuhan beras di Sumbar selama Maret 2025

Ilustrasi beras (unsplash.com/bamin)
Ilustrasi beras (unsplash.com/bamin)

Iqbal mengungkapkan, dari proyeksi neraca pangan Sumatra Barat, kebutuhan beras diperkirakan mencapai 60.390,81 ton untuk Maret 2025 mendatang.

"Sementara untuk ketersediaan di bulan Maret yang kami hitung ada sebanyak 94.897,65 ton. Artinya untuk beras masih dalam kondisi aman," katanya.

Menurutnya, dengan keadaan tersebut masih tersisa sebanyak 34.506,84 ton dari total kebutuhan tersebut yang dijadikan sebagai cadangan kebutuhan beras di Sumatra Barat.

"Hitungan ini dengan perkiraan kebutuhan beras masyarakat sebanyak 80,897 kilogram per kapita dalam satu tahun," katanya.

2. Kebutuhan bawang dan cabai di Sumbar

Seorang pedagang di Pasar Raya Padang mengambilkan cabai untuk pelanggannya (Foto: IDN Times/Halbert Caniago)
Seorang pedagang di Pasar Raya Padang mengambilkan cabai untuk pelanggannya (Foto: IDN Times/Halbert Caniago)

Iqbal mengungkapkan, untuk bahan pokok lainnya seperti bawang merah, cabai merah, dan cabai rawit juga tergolong masih aman selama ramadan mendatang.

"Untuk kebutuhan bawang merah di Sumbar sebanyak 4.975,33 ton dalam satu bulan dan ketersediaannya sebanyak 12.401,77 ton. Jadi masih aman juga," katanya.

Sementara untuk kebutuhan cabai merah sebanyak 5.566,79 ton dalam sebulan dan ketersediaannya tercatat sebanyak 8.838,93 ton untuk di bulan Maret.

"Kebutuhan cabai rawit sebanyak 1.748,64 ton dalam sebulan dan ketersediaannya sebanyak 2.178 ton di bulan Maret," katanya.

3. Ketersediaan bawang putih kurang

ilustrasi bawang putih (pexels.com/Nick Collins)
ilustrasi bawang putih (pexels.com/Nick Collins)

Meskipun begitu, ketersediaan bawang putih menurut Iqbal cukup jauh jika dibandingkan dengan kebutuhan masyarakat dalam satu bulan.

"Untuk ketersediaan bawang putih di bulan Maret sebanyak 64,68 ton. Sementara kebutuhannya mencapai 690,10 ton," katanya.

Menurutnya, kebutuhan tersebut nantinya akan dicover melalui impor dari Cina. karena untuk bawang putih selama ini hanya berasal dari impor saja dan produksinya sangat sedikit di Sumatra Barat.

"Hal itu karena bawang putih tidak bisa diproduksi di Sumatra Barat ini. Sudah pernah ada yang mencoba membudidayakannya, tetapi mungkin karena tidak sesuai dengan keadaan di sini," katanya.

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Hafidz Trijatnika
EditorHafidz Trijatnika

Latest News Sumatera Selatan

See More

Salahgunakan Izin Tinggal, 16 Warga Tiongkok Dideportasi

27 Jun 2026, 13:27 WIBNews