Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
BPKH Buka Peluang UMKM Sumbar Ekspor Rendang ke Arab Saudi
Foto bersama workshop UMKM Goes to Hajj (Foto: BPKH)
  • BPKH mendorong UMKM Sumatra Barat untuk ekspor rendang ke Arab Saudi sebagai inovasi dalam ekosistem perhajian.
  • BPKH memberikan kesempatan besar bagi pelaku UMKM untuk menunaikan ibadah haji.
  • Program ini membuka peluang bagi UMKM dalam penyediaan makanan khas Indonesia untuk jemaah haji serta berperan dalam distribusi produk ke pasar Arab Saudi.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Padang, IDN Times - Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) mendorong para pemilik Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Sumatra Barat untuk melakukan ekspor rendang ke Arab Saudi. Anggota Badan Pelaksana BPKH, Harry Alexander mengungkapkan, hal itu dilakukan sebagai bentuk inovasi dan kolaborasi dalam ekosistem perhajian.

"Ini bisa memberi peluang para UMKM untuk menjual berbagai macam produk rendang ke Tanah Suci. UMKM dapat turut serta dalam ekosistem perhajian memenuhi kebutuhan penyediaan makanan khas Indonesia pada musim haji," Kata Alexander saat gelaran bertajuk UMKM Goes to Hajj di Padang, beberapa waktu lalu.

1. Pelaku UMKM bisa daftar haji

ilustrasi rendang sapi (commons.wikimedia.org/Stu Spivack)

Tidak hanya menjembatani kerja sama UMKM untuk bisa mengekspor rendang ke tanah suci, BPKH juga memberikan kesempatan dan peluang yang besar untuk pelaku UMKM bisa menunaikan ibadah haji.

"Program ini juga memberikan akses bagi pelaku UMKM dan memberikan kemudahan tenaga kerja untuk mendaftar haji," katanya.

2. Penyediaan makanan khas Indonesia saat musim haji

Ilustrasi rendang sapi (asianfoodnetwork.com)

Menurut Alexander, dengan program tersebut akan membuka peluang para pemilik UMKM bisa ikut andil dalam hal penyediaan makanan khas Indonesia untuk jemaah haji nantinya.

"Kami juga mengajak grup pengusaha perhotelan, retail, dan eskpor impor di Arab Saudi untuk berperan dalam membantu UMKM mendistribusikan produknya ke pasar Arab Saudi," katanya.

Menurutnya, dengan akses pasar yang lebih luas nantinya, akan memberikan peluang yang lebih besar pula kepada para pelaku UMKM untuk berkembang. Bahkan bisa mendaftar untuk haji.

3. Dukungan berbagai pihak

Foto bersama workshop UMKM Goes to Hajj (Foto: BPKH)

Wakil Ketua Umum MUI sekaligus Ketua PP Muhammadiyah, Anwar Abbas mengungkapkan, potensi produk Sumatera Barat bukan hanya bumbu rendang. Tetapi juga berbagai bumbu khas lainnya yang dapat menembus pasar global dan menjadi titik awal pembentukan kota devisa.

“PP Muhammadiyah memiliki 24 cabang Muhammadiyah di seluruh dunia yang bisa dijadikan kanal promosi dan distribusi produk HIPERMI (Himpunan Pengusaha Randang Minang Indonesia)," katanya.

Untuk mendukung program tersebut, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Sumatra Barat, Endrizal menyatakan kesiapannya untuk bisa berkolaborasi.

“Pemerintah provinsi siap menjadi perusahaan pendamping dalam kerja sama program UMKM Goes to Hajj. Kami juga akan mengerahkan dinas dan tenaga pendamping untuk memastikan kelancaran program ini,” katanya.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team

Related Article