Tradisi Tujuh Likur merupakan tradisi turun temurun dilaksanakan masyarakat Desa Mancung, Kecamatan Kelapa, Kabupaten Bangka Barat, Bangka Belitung. Tradisi yang kompak dilakukan masyarakat ini digelar pada ujung bulan puasa atau 27 hari umat Islam menjalani ibadah puasa di bulan Ramadan.
Tradisi ini sebenarnya sudah ada sejak jaman dulu kemudian berkembang digelar secara besar-besaran seperti festival oleh masyarakat mulai tahun 2006. Festival Tujuh Likur ini juga mendapat dukungan dari pemerintah daerah dan provinsi di Bangka Belitung. Pasalnya budaya dan tradisi yang harus terus dilestarikan.
