Suram Sriwijaya FC Jelang vs PSMS Medan: Pelatih Official Belum Gajian

Palembang, IDN Times - Para punggawa Sriwijaya FC telah berangkat ke Medan hari ini, Jumat (10/1/2025), untuk bersiap menghadapi PSMS Medan di Stadion Baharoeddin Siregar pada Sabtu (11/1/2025) besok. Sayangnya, keberangkatan tim Laskar Wong Kito ini tanpa didampingi oleh coach SFC, Hendri Susilo dikarenakan kondisi kesehatan.
Muncul fakta lain yang mengejutkan, rupanya gaji pelatih beserta official sampai sekarang belum dibayar. Manajemen baru memprioritaskan pembayaran gaji untuk pemain yang masih bertahan. Sedangkan pelatih dan official serta kebutuhan operasional lainnya belum diakomodir.
1. Kondisi pelatih sedang sakit dan tak ikut berangkat

Hal tersebut disampaikan oleh sumber internal yang tak ingin disebutkan namanya. Dirinya menyebutkan jika kondisi pelatih kepala saat ini sedang sakit, ditambah official yang tinggal di Hotel Majestic tidak beri makan.
"Hanya pemain yang baru digaji, itupun belum full. Hanya sebulan. Sedangkan pelatih dan official sampai sekarang belum," ujarnya.
Padahal ini sudah masuk bulan ke-4, namun manajemen SFC belum mampu membayar hak-hak pelatih dan official.
"Sudah tak digaji dan pelatih sakit, di hotel tak dapat makan juga," ungkapnya.
2. Gaji 1 bulan turun sebelum pemain berangkat ke Medan

Diketahui, menjelang pertandingan penting melawan PSMS Medan pada Sabtu (11/1/2025), skuad SFC akhirnya menerima gaji satu bulan yang telah ditransfer oleh Digi Sport, selalu pemegang saham mayoritas klub.
Gaji satu bulan tersebut sudah diberikan kepada seluruh pemain yang masih bertahan di SFC saat ini. Meskipun gaji satu bulan telah diberikan, masih ada tiga bulan gaji pemain yang belum dibayarkan.
3. Masih cari investor untuk bantu finansial tim

CEO Digi Sport, Anggoro Prajesta mengatakan, saat ini manajemen SFC masih berjuang untuk mendapatkan dana tambahan dari investor dan sponsor. Karena uang yang diterima hanya cukup untuk membayar gaji pemain, sementara untuk pelatih dan official masih menunggu investor yang bisa membantu memenuhi kebutuhan finansial tim.
Pembayaran gaji untuk pemain tersebut diharapkan jadi angin segar dan memotivasi tim Laskar Wong Kito untuk bisa bermain maksimal saat laga terakhir di kandang PSMS Medan.














