PSSI Sanksi SFC Denda Rp50 Juta atas Sederet Pelanggaran

- Sriwijaya FC (SFC) terkena sanksi tambahan Rp50 juta karena melanggar aturan menurunkan pemain U-21 yang tidak mencapai batas waktu 90 menit.
- PSM Makassar dan Bali United FC U18 juga menerima sanksi tambahan dan denda akibat pelanggaran dalam pertandingan.
- Borneo FC U-20, Persebaya U-20, dan Semen Padang U-20 juga mendapat sanksi tambahan serta denda karena pelanggaran aturan dalam kompetisi Liga 1 dan 2.
Palembang, IDN Times - Sriwijaya FC (SFC) yang baru merayakan ulang tahun ke 20 pada Rabu (23/10/2024) kemarin harus menerima sanksi tambahan dari Komite Disiplin Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (Komdis PSSI) terkait pelanggaran kebijakan yang membuat klub Laskar Wong Kito terpaksa bayar denda Rp50 juta.
Selain Sriwijaya FC, sejumlah klub Liga 1 dan 2 lainnya juga banyak menerima sanksi PSSI karena melanggar regulasi. Keputusan pembayaran denda bagi anak asuh Hendri Susilo berdasarkan hasil sidang Komdis PSSI dari rapat yang digelar 16 Oktober 2024 di Jakarta.
1. Sriwijaya FC dinilai melanggar regulasi soal waktu tanding pemainU-21

Sriwijaya FC harus denda Rp50 juta karena saat berlaga tuan rumah di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring (GSJ) kontra PSMS Medan, klub asal Sumatra Selatan (Sumsel) ini dinilai melanggar aturan menurunkan pemain U-21 yang tidak mencapai batas yang ditetapkan hingga 90 menit.
Pertandingan kala menjamu PSMS Medan pada 12 Oktober lalu, Sriwijaya FC hanya memainkan pemain U-21 hingga 54 menit pertandingan awal dan pemain U-21 atas nama Muhammad Fadly tidak digantikan pemain U-21 lainnya, justru dirotasi pemain senior Chris Robert.
2. Pemain PSM dan Bali United juga harus bayar denda

Sriwijaya FC bukan satu-satunya klub yang melanggar regulasi Liga kompetisi 2024/2025. PSM Makassar juga mendapatkan sanksi tambahan, karena pemain U-18 mereka, Fitrah Agsyah dilarang bermain dua pertandingan serta denda Rp5 juta akibat tindakan kasar terhadap pemain lawan dan menerima kartu merah.
Selanjutnya Bali United FC U18 juga mendapat denda Rp5 juta setelah lima pemain mereka mendapatkan kartu kuning dalam pertandingan melawan Persebaya. Kemudian pemain Persebaya U-20, Sheva Kardanu Setiawan, menerima hukuman tambahan larangan bermain satu pertandingan serta denda Rp5 juta karena menghalangi tim lawan mencetak gol kontra Bali United FC.
3. Semen Padang FC juga melanggat regulasi kompetisi 2024/2025

Sanksi lain juga menimpa lemain Borneo FC U-20, Jovan Jordiansyah Syahwa Maulana, dijatuhi hukuman tambahan larangan bermain sebanyak dua pertandingan serta denda Rp5 juta setelah bertindak kasar dengan menggunakan tubuh secara berlebihan terhadap pemain lawan dalam laga melawan Persis Solo U20 pada 13 Oktober 2024.
Terakhir ada sanksi bagi tim Semen Padang U-20 yahg dijatuhi denda sebesar Rp10 juta karena pelatih kepala yang terdaftar, Zuchli Imran Putra, tidak berada di bench saat pertandingan melawan PSBS Biak U-20. Keputusan ini mencerminkan komitmen Komdis PSSI menegakkan aturan dan memastikan setiap pelanggaran ditangani tegas demi menjaga sportivitas dalam kompetisi.
















