Nil Maizar Genjot Performa Lini Belakang Sumsel United Jelang Liga 2

- Nil Maizar mematangkan performa lini belakang Sumsel United jelang Liga 2.
- Koordinasi pemain, optimalisasi gaya serangan, dan adaptasi antar pemain menjadi fokus pelatih.
- Pelatih asal Sumatera Barat ini melakukan diskusi dengan para pemain belakang untuk menyusun strategi game plan yang diinginkan.
Palembang, IDN Times - Pelatih Sumsel United Nil Maizar mematangkan performa lini belakang Laskar Juaro, jelang pelaksanaan Liga 2 yang bakal berlangsung September nanti. Eks nakhoda Sriwijaya FC (SFC) itu menggenjot kemampuan anak asuhnya dan memperbaiki kesalahan di posisi belakang.
"Kita terus berupaya menyempurnakan koordinasi pemain di sektor belakang," ujarnya, Rabu (27/8/2025).
1. Bangun gaya serangan dari lini belakang

Menurut pelatih asal Payakumbuh itu, lini belakang Sumsel United perlu optimalisasi gaya serangan dan sektor bertahan. Skuad Laskar Juaro katanya, harus pembenahan di segala kekurangan terutama kekompakan dan adaptasi antar pemain, upaya meningkatkan kinerja tim keseluruhan.
"Bagaimana kita memulai serangan dengan build up dari belakang, ke tengah dan kemudian ke depan," kata dia.
2. Targetkan Sumsel United konsisten teknikal dan strategi bermain baik

Mantan pemain Timnas Indonesia ini menarget, klub berjuluk The Fireball bisa meminimalisasi segala kesalahan untuk dievaluasi maksimal saat di lapangan. Dia juga berharap dalam sebulan ke depan hingga menghadapi laga perdana, Sumsel United bisa menyiasati strategi dengan pola permainan kombinasi serangan antar lini.
"Nah ini harus kita munculkan di bulan ini. Bagaimana secara taktikal dan strategi bisa diterapkan pemain dengan baik. Terutama bagaimana transisinya," jelasnya.
3. Octovianus Otto Kapisa salah satu pemain andalan Sumsel United

Nil menambahkan, untuk mendapatkan game plan sesuai yang diinginkan, pelatih asal Sumatera Barat ini juga komitmen melakukan diskusi dengan para pemain belakang, seperti Fernando Barbosa, Octovianus Otto Kapisa, Aziz Hutagalung dan Zakaria. Meski bermain di lini belakang, namun para pemain tersebut tetap harus membantu penyerangan tanpa melupakan tugas menjaga pertahanan.
"Ya, mereka pemain yang kita andalkan untuk di lini belakang. Jadi saya selalu diskusi dengan mereka, apa yang terbaik buat mereka saat melakukan tugasnya," kata dia.