Kalah 6-0 dari Dewa United, Pelatih Semen Padang FC Ungkap Alasannya

- Eduardo Almeida mengakui perbedaan kapasitas tim yang jauh berbeda setelah kekalahan 6-0 dari Dewa United.
- Sulitnya anak asuhnya untuk menguasai pertandingan menjadi penyebab kekalahan Semen Padang FC.
- Dirinya cukup penasaran dengan keputusan wasit yang memberikan kartu merah untuk Tin Martic pada awal babak kedua dimulai.
Padang, IDN Times - Pelatih Semen Padang FC, Eduardo Almeida menyatakan, dengan kekalahan 6-0 dari Dewa United memperlihatkan perbedaan kapasitas tim yang jauh berbeda.
"Pertandingan sebenarnya sangat mudah untuk dianalisa. Dewa United sejauh ini adalah tim yang bagus dan kita sudah mencoba mengontrol mereka," katanya saat konferensi pers usai pertandingan lanjutan Liga 1 Indonesia di Stadion Pakansari Bogor, Rabu (5/3/2025).
Ia mengungkapkan, kekalahan 1-8 pada laga kandang dan kekalahan 6-0 pada laga tandang memperlihatkan bahwa kualitas Dewa United jauh di atas Semen Padang FC.
1. Penyebab kekalahan

Eduardo mengungkapkan, penyebab dari kekalahan Semen Padang FC pada laga tersebut adalah karena sulitnya anak asuhnya untuk bisa menguasai pertandingan.
"Kita sangat mudah untuk kehilangan bola dan kita tidak memiliki kapasitas untuk menguasai bola," katanya.
Pada babak kedua, ia mencoba untuk melakukan hal yang berbeda. Tetapi, kartu merah untuk Tin Martic membuatnya sangat kesulitan untuk bisa menciptakan gol.
"Kita tahu, mereka memiliki kapasitas di atas kita. Saat kehilangan satu pemain, kita semakin sulit untuk membuat sesuatu yang berbeda," katanya.
2. Kartu merah Tin Martic

Eduardo mengungkapkan, dirinya cukup penasaran dengan keputusan wasit yang memberikan kartu merah untuk Tin Martic pada awal babak kedua dimulai.
"Bermain dengan 10 pemain tentunya sangat sulit dan kami tidak bisa melakukan perubahan untuk bisa mengejar ketertinggalan," katanya.
Ia mengungkapkan, dirinya mengakui keunggulan Dewa United yang sudah dua kali berhasil memperoleh kemenangan besar menghadapi Semen Padang FC.
3. Kepemimpinan wasit

Dengan banyaknya kartu yang diterima oleh pemain Semen Padang FC dalam setiap pertandingan membuat Eduardo cukup bertanya-tanya dengan kepemimpinan wasit.
"Sebenarnya saya tidak bisa berkomentar banyak soal ini. Tapi pada setiap pertandingan, jurnalis selalu mempertanyakan soal ini kepada saya yang membuat saya juga mempertanyakan pasti ada sesuatu," katanya.
Ia mengungkapkan, pada setiap pertandingan, wasit pasti memberikan kartu untuk pemainnya lebih dari tiga. Bahkan wasit juga sering memberikan kartu merah kepada pemain Semen Padang FC.
"Menurut saya, pelanggaran yang dilakukan oleh pemain kami tidak terlalu keras. Tetapi wasit selalu memberikan kartu dan kartu kepada pemain kami," katanya.















