Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Duel Papan Bawah, Semen Padang FC Tunduk 2-3 dari Persis Solo

Pemain Semen Padang FC, Leo Guntara berduel dengan pemain PSM Makassar
Pemain Semen Padang FC, Leo Guntara berduel dengan pemain PSM Makassar (Foto: IDN Times/Halbert Caniago)
Intinya sih...
  • Babak pertama: Semen Padang FC mendapat 2 penalti tapi gagal mencetak gol, Persis Solo menyamakan kedudukan di penghujung babak pertama.
  • Babak kedua: Meski melakukan pergantian pemain, Semen Padang FC masih kalah dari Persis Solo yang berhasil mencetak gol kemenangan.
  • Dua penalti gagal: Cornelius Stewart dan Irsyad Maulana gagal mencetak gol dari penalti, meski akhirnya Maulana berhasil mencetak gol.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Padang, IDN Times - Semen Padang FC harus bertekuk lutut pada tamunya, Persis Solo dengan skor akhir 2-3 pada laga terakhir putaran pertama Liga Super Indonesia musim 2025/2026 pada Minggu (11/1/2026).

Meski mendapatkan 2 hadiah penalti, Semen Padang FC harus mengakui keunggulan tim yang menjadi juru kunci dalam beberapa pekan terakhir tersebut. Dengan kekalahan itu, peringkat Semen Padang FC di klasemen sementara Liga Super Indonesia tidak berubah, tetap dua terbawah. Sementara Persis Solo naik setingkat dan tidak menjadi tim dengan posisi paling buncit lagi.

1. Babak pertama

Pemain Semen Padang FC, Leo Guntara berduel dengan pemain PSM Makassar
Pemain Semen Padang FC, Leo Guntara berduel dengan pemain PSM Makassar (Foto: IDN Times/Halbert Caniago)

Sejak dimulainya babak pertama, Semen Padang FC langsung memberikan tekanan ke lini pertahanan Persis Solo untuk bisa mendapatkan keuntungan di awal laga. Tekanan yang diberikan oleh Angelo Menses dan kawan-kawan masih bisa dihentikan oleh para penjaga tembok pertahanan Persis Solo yang sudah sangat siap menunggu berbagai serangan.

Pada menit ke-5, Pedro Matos memiliki sebuah peluang dari bola mati usai pelanggaran yang dilakukan oleh pemain Persis Solo yang masih bisa belum bisa mendapatkan gol. Pada menit ke-13, Pedro Matos kembali mendapatkan peluang dari bola mati yang ditendang langsung ke depan gawang yang dijaga oleh Muhammad Ryandi.

Bola yang melambung tinggi disundul oleh Angelo Meneses dan ditendang oleh Irsyad Maulana hingga mengenai tangan Abdul Manan yang menjadi drama pengecekan VAR. Setelah dilakukan pengecekan VAR, Yudai Yamamoto yang memimpin pertandingan langsung memutuskan penalti untuk Semen Padang FC yang dieksekusi oleh Cornelius Stewart.

Eksekusi penalti tersebut masih melebar ke arah kiri gawang Muhammad Ryandi dan Semen Padang FC gagal mendapatkan gol keunggulan dari tamunya tersebut. Persis Solo yang ingin mendapatkan poin di kandang Semen Padang FC juga melakukan skema serangan langsung untuk bisa mendapatkan gol terlebih dahulu dari sang tuan rumah.

Tetapi, beberapa peluang yang didapatkan masih belum bisa dimaksimalkan oleh anak asuh Milomir Seslija untuk menjadi sebuah gol kemenangan. Pada menit ke-33, Semen Padang FC kembali melakukan serangan balik melalui lini kanan. Umpan yang dikirimkan oleh Irsyad Maulana hampir berhasil diterima oleh Pedro Matos.

Saat mengejar bola, Pedro dilanggar oleh Xandro Dilan di kotak terlarang yang membuat wasit Yudai Yamamoto kembali menunjuk titik putih dan memberikan kesempatan kedua untuk Semen Padang FC. Pada penalti kedua itu, giliran Irsyad Maulana yang melakukan eksekusi dan berupaya mendapatkan gol kemenangan dari tamunya.

Sayangnya, tendangan yang mengarah ke kanan gawang Muhammad Riyandi berhasil ditepis dengan sempurna. Bola rebound tersebut kembali jatuh di kaki Irsyad Maulana yang akhirnya berhasil menciptakan gol kemenangan untuk Semen Padang FC.

Meski tertinggal satu gol, Persis Solo tak patah arang untuk bisa mendapatkan poin di laga terakhir putaran pertama tersebut. Pada detik-detik akhir babak pertama, Persis Solo melesakkan serangan yang dikoordinasikan dengan sempurna. Operan tiki-taka antara Zanadin Fariz dan Adriano Duarte berhasil membuat sebuah gol.

Tendangan yang dilesakkan oleh Fariz melesat di antara kaki Arthur Augusto yang merupakan gol penyeimbang yang diciptakan oleh Persis Solo di penghujung laga babak pertama. Hingga wasit meniup peluit panjang, tidak ada lagi gol yang tercipta baik oleh Semen Padang FC maupun oleh Persis Solo.

2. Babak kedua

Pemain Semen Padang FC, Leo Guntara beradu cepat dengan pemain PSM Makassar (Foto: IDN Times/Halbert Caniago)
Pemain Semen Padang FC, Leo Guntara beradu cepat dengan pemain PSM Makassar (Foto: IDN Times/Halbert Caniago)

Dimulainya babak kedua, Semen Padang FC langsung melakukan pergantian pemain. Herwin Tri Saputra ditarik keluar dan Sidane Pramudya masuk untuk menggantikannya. Persis Solo juga melakukan pergantian, Xandro Dylan ditarik keluar dan digantikan oleh Sutanto Tan di lini pertahanan.

Dengan pergantian tersebut, Semen Padang FC langsung melakukan serangan ke lini pertahanan Persis Solo untuk bisa kembali mendapatkan kemenangan.

Tetapi, serangan yang diatur tersebut masih belum bisa menembus lini pertahanan Persis Solo yang cukup solid sejak babak pertama. Para pemain bertahan Persis Solo masih bisa menepis berbagai serangan yang dilesakkan.

Pada menit ke-48, Persis Solo juga melakukan serangan ke lini pertahanan Semen Padang FC, Godai Tanaka yang menggiring bola dilanggar oleh Firman Juliansyah.

Pelanggaran itu membuat sebuah peluang tendangan bebas untuk tim tamu. Tendangan yang dieksekusi oleh Jose Cleyton melambung tinggi di depan gawang Arthur Augusto dan langsung disundul oleh Godai Tanaka.

Gol kedua itu menjadi gol kemenangan sementara bagi Persis Solo di laga tersebut dan Semen Padang FC yang awalnya unggul malah tertinggal dari tamunya.

Setelah tertinggal satu gol, pemain Semen Padang FC langsung mengatur serangan agar bisa menyamakan kedudukan dari tamunya yang telah unggul sementara.

Tetapi, umpan silang yang diberikan oleh Cornelius Stewart tidak dapat diraih oleh Pedro Matos ataupun Irsyad Maulana yang sama-sama berlari ke depan gawang Muhammad Riyandi.

Tidak puas dengan kemenangan satu gol, anak asuh Milo kembali melesakkan serangan ke lini pertahanan Semen Padang FC dan serangan itu hampir saja kembali menjebol gawang Arthur Augusto.

Kemelut yang terjadi di depan gawang kembali membuat adanya drama pengecekan VAR karena bola dinyatakan mengenai tangan pemain Semen Padang FC, Alassan Wakaso.

Setelah melakukan pengecekan, wasit Yudai Yamamoto memutuskan bahwa hal tersebut bukan merupakan handball dan Semen Padang FC selamat dari kebobolan ketiganya.

Keputusan tersebut diambil karena Godai telah berada dalam posisi offside sebelum adanya sentuhan bola oleh Alhassan Wakaso tersebut.

Berulang kali, pemain Semen Padang FC mencoba memberikan tekanan ke lini pertahanan Persis Solo untuk bisa mendapatkan gol penyeimbang pada laga tersebut.

Sayangnya, peluang demi peluang yang diciptakan masih belum bisa dimaksimalkan untuk bisa mendapatkan gol yang diinginkan tersebut.

Memasuki waktu tambahan, Persis Solo berhasil menggandakan keunggulannya melalui sundulan yang dilesakkan oleh Irfan Jauhari.

Serangan yang bermula dari umpan lambung yang diberikan oleh Arkhan Kaka ke depan gawang Arthur Augusto dan Jauhari yang dalam keadaan bebas tanpa pengawalan leluasa melesakkan sundulan.

Semen Padang FC semakin tertinggal dengan terciptanya gol ketiga Persis Solo tersebut dan anak asuh Dejan Antonic masih berupaya melakukan serangan untuk bisa menyamakan kedudukan.

Pada menit tambahan, Semen Padang FC berhasil memperkecil ketertinggalan melalui umpan lambung yang diberikan oleh Pedro Matos ke area pertahanan Persis Solo.

Bola tersebut berhasil ditanduk oleh Riki Ahriansyah yang membuat ketertinggalan Semen Padang FC semakin kecil dan terus mengejar ketertinggalan.

Hingga berakhirnya babak kedua, Semen Padang FC masih belum berhasil menciptakan gol penyeimbang dan terpaksa harus tunduk pada tamunya dengan skor akhir 2-3.

3. Dua penalti Semen Padang FC gagal

Pemain Semen Padang FC, Pedro Mator terlepas dari kawalan pemain belakang PSM Makassar
Pemain Semen Padang FC, Pedro Mator terlepas dari kawalan pemain belakang PSM Makassar (Foto: IDN Times/Halbert Caniago)

Pada laga menghadapi Persis Solo, tim Semen Padang FC mendapatkan 2 peluang yang seharusnya bisa menjadi gol untuk bisa mendapatkan keuntungan. Peluang penaltu pertama dieksekusi oleh Cornelius Stewart yang terjadi pada menit ke-15. Tendangan itu melebar ke bagian kiri gawang Muhammad Riyandi.

Penalti kedua dieksekusi oleh Irsyad Maulana yang berhasil terbaca dengan sempurna oleh Muhammad Riyandi dan berhasil ditepis dengan sempurna. Tetapi, bola liar yang ditepis tersebut kembali berhasil diambil oleh Irsyad Maulana dan tetap berbuah gol untuk Semen Padang FC.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Hafidz Trijatnika
EditorHafidz Trijatnika
Follow Us

Latest Sport Sumatera Selatan

See More

Sumsel United Gagah di Posisi 2 Klasemen, Nilmaizar: Tetap Membumi

11 Jan 2026, 17:51 WIBSport