Comscore Tracker

KONI Sumsel Janjikan Gaji Atlet Naik Rp1 Juta Per Orang 

Kenaikan gaji untuk menyejahterakan dan memicu atlet

Palembang, IDN Times - Komite Olahraga Nasional Indonesia Sumatra Selatan (KONI Sumsel), menjanjikan bakal meningkatkan gaji atlet dan pembina pelatih dari masing-masing cabang olahraga (Cabor).

"Sudah kita putuskan honorarium untuk atlet dan pelatih binaan KONI Sumsel akan ditingkatkan," ujar Ketua Umum KONI Sumsel, Hendri Zainudin, Senin (6/6/2022).

1. Kenaikan Rp1 juta bagi atlet dan pelatih

KONI Sumsel Janjikan Gaji Atlet Naik Rp1 Juta Per Orang Atlet Anggar Sumsel Tambah Pundi Emas di PON Papua (IDN Times/Dokumen KONI Sumsel)

Menurutnya, kenaikan gaji bagi atlet dan pembina pelatih merupakan bentuk kepedulian KONI Sumsel serta sebagai komitmen menyejahterakan semua kontingen Sumsel.

Besaran honorarium untuk atlet utama dari sebelumnya Rp7 juta per bulan, bakal naik menjadi Rp8 juta per bulan. Kemudian atlet madya meningkat jadi Rp5 juta, serta atlet pratama naik menjadi Rp3.500.000.

"Sebenarnya ingin kasih lebih lagi, tapi itulah maksimal yang bisa diberikan," ungkapnya.

Baca Juga: Akhirnya, Bonus 731 Atlet Porprov dan Peparprov Palembang Cair

2. KONI Sumsel memperketat monitoring atlet setelah kenaikan gaji

KONI Sumsel Janjikan Gaji Atlet Naik Rp1 Juta Per Orang Ketua Umum KONI Sumsel, Hendri Zainuddin (IDN Times/Feny Maulia Agustin)

Selain untuk kesejahteraan atlet dan pelatih, kenaikan honorarium juga diharapkan bisa meningkatkan fokus berlatih mengejar prestasi. Sebab pada 2022 ini, prestasi para atlet akan dipantau ketat dalam setiap event.

"Para atlet ini tidak akan dilepas begitu saja. Tim Binpres KONI akan monitoring. Nanti dapat terpantau progres sebagai bahan evaluasi," timpal dia.

Baca Juga: Atlet Sumsel di PON Papua Tuntut Bonus yang Tak Kunjung Cair

3. Atlet potensial akan ditambah Rp2 juta per bulan

KONI Sumsel Janjikan Gaji Atlet Naik Rp1 Juta Per Orang Gubernur Sumsel, Herman Deru, melepas 102 atlet menuju PON Papua (IDN Times/Dokumen Humas Prov Sumsel)

Berdasarkan catatan KONI Sumsel, ada 33 atlet yang dibina dan mengikuti pelaksanaan PON Papua 2021. Atlet tersebut nantinya dievaluasi. Bagi yang berpotensial bisa mendapat dana tambahan.

"KONI Sumsel akan menambah kuota untuk atlet potensial dan nantinya menerima Rp2 juta per bulan. Kita kukuhkan para atlet ini pada 19 Juni 2022. Kita fokus persiapan PORWIL Sumatera dan PON Aceh-Sumut," tandas dia.

Baca Juga: Cerita Atlet Veteran 70-an Dibekali Gubernur Rp50 ribu ke Olimpiade

Topic:

  • Deryardli Tiarhendi

Berita Terkini Lainnya