Kondisi kabut asap di kota Palembang yang tiba-tiba gelap ditutupi polusi kebakaran hutan dan lahan (IDN Times/Rangga Erfizal)
Hujan dapat membantu membersihkan partikulat dari udara. Namun, kondisi udara dapat kembali memburuk apabila masih terdapat sumber kebakaran di wilayah lain dan asap kembali terbawa menuju Palembang.
Kepala Stasiun Klimatologi Kelas I Sumsel, Wandayantolis, menjelaskan bahwa hujan dapat memperbaiki kualitas udara. Tercatat hujan di beberapa wilayah di Sumsel sempat memperbaiki kondisi udara.
"Hujan kemarin memang natural, tetapi juga didukung oleh OMC. Kondisi ini berpengaruh bagi kualitas udara," jelas Wandayantolis.
Dengan kata lain, kondisi udara di Palembang tidak hanya ditentukan oleh ada atau tidaknya kebakaran di dalam kota, tetapi juga oleh apa yang terjadi di wilayah sekitarnya dan bagaimana kondisi atmosfer saat itu.
Selama masih terdapat sumber karhutla, asap masih berpotensi bergerak ke wilayah lain mengikuti kondisi angin.