Surya Paloh Sindir Pihak yang Ingin Rusak Demokrasi Indonesia

- Ketua Umum Partai Nasdem, Surya Paloh, menilai ada pihak yang ingin merusak sistem demokrasi di Indonesia.
- Pihak-pihak yang terlibat dalam merusak demokrasi diminta untuk berhenti karena hal tersebut merupakan kesengajaan.
- Surya Paloh mengklaim bahwa bagi Nasdem, kalah dan menang dalam kontestasi politik adalah hal biasa, yang terpenting adalah menjaga sistem demokrasi.
Palembang, IDN Times - Ketua Umum Partai Nasdem, Surya Paloh, menilai ada pihak yang ingin merusak sistem demokrasi yang sudah ada di Indonesia. Kebebasan yang didapat pasca reformasi seperembat abad silam dinilai harus terus dipertahankan.
"Negara kita memiliki sistem demokrasi artinya. Kebebasan berserikat tidak boleh diintervensi atau dihalangi. Ini berbahaya sekali jika demokrasi yang kita perjuangan bersama kita sendiri merusaknya," ungkap Surya Paloh saat berkampanye untuk Nasdem di Palembang, Rabu (31/1/2024).
1. Ada kesengajaan merusak demokrasi
Surya Paloh pun mewanti agar pihak-pihak yang terlibat dalam hal merusak demokrasi untuk berhenti melanjutkan upaya yang ada. Menurutnya pengrusakan tersebut bukan dilakukan atas ketidaktahuan melainkan bentuk kesengajaan.
"Kita peringatkan kepada siapa pun itu. Jangan coba-coba merusak demokrasi kita. Jangan coba-coba merusak demokrasi yang kita pilih," jelas dia.
2. Nasdem klaim tak takut kalah dalam kontestasi politik

Surya pun menilai, dalam kontestasi politik menang dan kalah adalah hal yang biasa. Hal tersebut merupakan konsekuensi dari jalan demokrasi yang sudah dipilih Indonesia.
"Bagi Nasdem kalah dan menang adalah urusan nomor dua. Yang terpenting adalah kamampuan kita untuk menjaga berjalannya sistem demokrasi itu," jelas dia.
3. Surya ajak masyarakat gunakan hak pilih

Surya pun mengklaim, jika Nasdem berangkat dari kepentingan bangsa dalam mewujudkan kemajuan. Untuk itu dirinya mengajak masyarakat untuk tidak apatis ataupun massa bodoh dalam menyambut pemilihan umum 14 Februari 2024 mendatang.
"Saya yakin kita punya niat baik. Kita ingin kemajuan demi kemajuan bukan kemunduran demi kemunduran. Kareja itulah tanggung jawab kita semua. Ini tanggung jawab anak bangsa ini," ungkap dia.






















