Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Pengantin Baru Viral di Palembang, Kabur Tak Bayar WO Usai Menikah

Pengantin Baru Viral di Palembang, Kabur Tak Bayar WO Usai Menikah
ilustrasi menikah (pexels.com/Danu Hidayatur Rahman)
Share Article

Palembang, IDN Times - Kabar pernikahan viral menggemparkan masyarakat Sumatra Selatan (Sumsel) setelah pasangan pengantin melarikan diri pasca menikah. Wedding Orhanizer (WO) yang mengatur pernikahan pasangan tersebut mengalami kerugian puluhan juta.

Pemilik WO Sanggar Musi Wedding, Heriandi, membeberkan kronologi kedua pasangan Candra dan Dilla menggunakan jasanya. Beberapa waktu sebelum hari pernikahan, keduanya datang memilih paket seharga Rp29,7 juta.

"Pada 1 Mei 2023 bayar uang DP sebesar Rp 2 juta, jadi ada sisa Rp27,7 juta," ungkap Heriandi, Kamis (17/8/2023).

1. Pasangan pengantin selalu berjanji akan membayar

Pemilik WO Musi Heriandi (Dok: istimewa)
Pemilik WO Musi Heriandi (Dok: istimewa)

Uang muka atau Down Payment (DP) diketahui tak sesuai ketentuan. Namun karena percaya pada kedua pasangan itu, Heriandi pun mengambil uang DP. Meski begitu, dirinya tetap menagih tambahan untuk DP sebelum pelaksanaan pernikahan. 

"Saat ditagih lagi H-1, mereka bilang uangnya tidak ada karena habis dipakai untuk masak-masak. Candra ini janji lagi akan dibayar H+1," jelas dia.

2. Pasangan pengantin kabur H+2 menikah

Ilustrasi Pernikahan (IDN Times/Mardya Shakti)
Ilustrasi Pernikahan (IDN Times/Mardya Shakti)

Heriandi menambahkan, kedua pasangan menepati janji untuk bertemu usai acara pernikahan. Hanya saja dalam pertemuan itu keduanya cuma membawa uang Rp4 juta. Pasangan itu pun berjanji akan melunasi H+4 pernikahan.

"Hanya ditambah Rp4 juta, padahal mereka janji membayar Rp15 juta," jelas dia.

Karena tak kunjung ada kejelasan, pihak WO pun mendatangi rumah pengantin pria di Kabupaten Banyuasin. Mereka terkejut bahwa kedua pasangan sudah pergi sejak H+2 acara.

"Keluarganya juga mengaku tidak tahu kemana mereka pergi. Menurut keluarga, uang itu sudah diberikan namun tidak sampai di kami. Keluarga mereka juga terkejut mendapatkan kabar ini," jelas dia.

3. Pihak WO ancam lapor ke polisi

ilustrasi diajak nikah (Pexels.com/Daniel Moises Magula)
ilustrasi diajak nikah (Pexels.com/Daniel Moises Magula)

Heriandi menerangkan, pihak keluarga sempat meminta waktu kepada pihak WO untuk menunda tempo pelunasan dan berjanji menbayar di awal Agustus 2023. Hanya saja janji tersebut kembali diingkari, karena WO tersebut hanya dibayar Rp1 juta.

"Masih sisa Rp 21,7 juta lagi, sementara dari keluarga laki-laki tidak mempunyai solusi," jelas dia.

Karena semakin tidak jelas, pihak WO akhirnya memviralkan kedua pasangan di media sosial. Pihaknya mengancam akan membawa kasus ini ke jalur hukum jika tak ada kejelasan.

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Deryardli Tiarhendi
Rangga Erfizal
Deryardli Tiarhendi
EditorDeryardli Tiarhendi

Latest News Sumatera Selatan

See More

Serunya "Berebut' Bubur Asyura di Lorong Pedatuan Darat Palembang

26 Jun 2026, 20:57 WIBNews