BKPSDM Muba Telusuri Video Viral ASN yang Joget Sambil Saweran

- ASN baru saja dilantik melakukan aksi sawer uang dan joget bersama orang lain
- SN klarifikasi bahwa kegiatan tersebut dilakukan setelah jam kerja dan menggunakan uang pribadi
- SN meminta maaf atas kekeliruannya dan menyampaikan permohonan maaf kepada pimpinan daerah dan warga Muba
Musi Banyuasin, IDN Times - Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) menindaklanjuti video viral yang memperlihatkan seorang aparatur sipil negara (ASN) perempuan melakukan aksi sawer uang. BKPSDM ingin mengetahui, apa motif ASN itu dan bagaimana sampai viral di media sosial.
Dalam video yang dilihat IDN Times, ASN perempuan itu terekam masih mengenakan seragam usai mengikuti pelantikan pejabat di lingkungan Pemkab Muba.
Kepala BKPSDM Muba, Pathi Ridwan mengatakan, kasus tersebut akan ditindaklanjuti bersama Inspektorat Kabupaten Muba. "Nanti akan dibahas oleh tim, termasuk bentuk sanksinya. Yang bersangkutan kami panggil dulu," ujarnya, Sabtu (3/1/2026).
1. ASN yang terekam dalam video tersebut diketahui baru saja dilantik

Berdasarkan informasi yang dihimpun, ASN yang terekam dalam video tersebut diketahui baru saja dilantik dan berinsial SN. Dari video berdurasi sekitar 1 menit 42 detik yang beredar, menunjukkan SN mengenakan jas hitam tampak melakukan sawer uang pecahan Rp100 ribu yang diambil dari amplop cokelat, disertai joget bersama sejumlah orang.
Aksi tersebut menuai beragam tanggapan publik karena dinilai tidak mencerminkan etika sebagai seorang pejabat, terlebih dilakukan tak lama setelah pelantikan resmi.
2. SN angkat bicara dan klarifikasi sekaligus permohonan maaf kepada masyarakat

SN akhirnya angkat bicara dan menyampaikan klarifikasi sekaligus permohonan maaf kepada masyarakat. Ia menjelaskan bahwa video tersebut direkam oleh pihak keluarga saat acara makan bersama di salah satu tempat makan di Kota Sekayu Kabupaten Muba dan dilakukan setelah selesai jam kerja.
"Waktu itu sudah sore dan sudah jam pulang kerja. Uang yang digunakan adalah uang pribadi saya, dan kegiatan tersebut murni acara keluarga," ujarnya.
Kendati demikian, SN mengakui kekeliruannya karena masih mengenakan pakaian dinas lengkap usai pelantikan, sehingga menimbulkan persepsi negatif di tengah masyarakat. SN menyampaikan permohonan maaf kepada pimpinan daerah dan seluruh warga Muba.
"Saya tidak bermaksud pamer. Kejadian ini menjadi pelajaran yang sangat berharga bagi saya dan keluarga. Saya mohon maaf kepada pimpinan dan seluruh elemen masyarakat di Kabupaten Muba," jelasnya.


















