Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
4 Sekolah di Palembang Banjir, Disdik Izinkan Belajar Daring
Kadisdik Palembang Adrianus Amri pantau sekolah banjir di Palembang (Dok. Kominfo Palembang)
  • Curah hujan tinggi sejak Minggu hingga Sabtu membuat sejumlah kawasan banjir di Palembang, termasuk empat sekolah.
  • Siswa diizinkan belajar daring jika sekolah tergenang, dengan perizinan dari Pemkot Palembang untuk menghindari risiko.
  • Kegiatan belajar dari rumah tetap intens melalui komunikasi dua arah antara siswa dan guru, dengan materi dikirim melalui WhatsApp.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Palembang, IDN Times - Curah hujan intensitas sedang hingga lebat semalaman sejak Minggu (16/3/2025) hingga Sabtu (16/3/2025) pagi di Palembang membuat sejumlah kawasan banjir. Tak hanya jalan protokol, beberapa sekolah pun tergenang.

Terlapor ada empat sekolah yang kebanjiran pasca curah hujan tinggi berlangsung. Yakni yakni SDN 165, SDN 247, SMPN 23 dan TK DW Kota Palembang.

1. Pelaksanaan kegiatan belajar berlangsung secara daring

Jalan Rawa Jaya di Palembang banjir akibat hujan semalaman (IDN Times/Feny Maulia Agustin)

Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Palembang Adrianus Amri mengatakan, jika ada sekolah yang kebanjiran dan tidak bisa menggelar Kegiatan Belajar dan Mengajar (KBM) secara langsung, maka para siswa diizinkan untuk belajar dalam jaringan (daring) atau online.

"Belajar tetap berjalan, melalui daring," kata dia, Senin (17/3/2025).

2. Pembelajaran daring untuk keamanan siswa

Kadisdik Palembang Adrianus Amri pantau sekolah di Palembang (Dok. Kominfo Palembang)

Perizinan penerapan KMB secara daring terhadap sejumlah sekolah yang terdampak banjir, katanya, dilakukan untuk menghindari hal yang tak diinginkan. Maka itu, Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang memberi kelonggaran mekanisme belajar.

"Kita utamakan keamanan, takutnya anak bermain air lalu terbawa arus air," jelasnya.

3. Guru tetap hadir ke sekolah untuk absen

Palembang banjir akibat hujan deras (IDN Times/Feny Maulia Agustin)

Amri menjamin, kegiatan belajar dari rumah tidak mengurangi intensitas belajar. Karena lanjut dia, siswa dan guru tetap melakukan komunikasi dua arah. Hanya, sistem KBM secara online dan materi dikirim melalui pesan WhatsApp.

"Materi harus dikirim ulang sesuai jam pelajarannya berlangsung," kata dia.

Sedangkan bagi guru, Disdik mewajibkan tenaga pendidik untuk tetap datang ke sekolah.

"Guru tetap hadir, untuk absensi. Untuk waktunya, menyesuaikan kondisi sekolahnya juga seberapa tinggi banjirnya," jelasnya.

Editorial Team

Related Article