Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
1 Karyawan BPJS Palembang Positif COVID-19, Layanan Setop 3 Hari
ilustrasi Kartu BPJS (ANTARA FOTO/FB Anggoro)

Palembang, IDN Times - Badan Penyelenggara Jaminan Kesehatan (BPJS) Kantor Cabang Palembang menutup layanan tatap muka selama tiga hari, usai satu pegawainya terbukti positif COVID-19. Kantor BPJS Palembang pun bakal ditutup karena harus disemprot disinfektan.

"Kita mendapat informasi ada satu orang pegawai BPJS Palembang yang hasil swab-nya positif terpapar COVID-19. Makanya, sementara waktu pelayanan ditutup," ungkap Kasi Survei dan Imunisasi Dinas Kesehatan (Dinkes) Sumsel, Yusri saat diKonfirmasi IDN Times, Selasa (4/8/2020).

1. Minta pegawai lakukan isolasi mandiri

Jubir gugus tugas percepatan penanggulangan COVID-19 Sumsel, Yusri (IDN Times/Rangga Erfizal)

Yusri mengatakan, penutupan sementara dilakukan usai Puskesmas setempat mengeluarkan rekomendasi agar kantor BPJS Kesehatan melakukan penyemprotan disinfektan.

"Mereka minta disinfektan, karena bukan bagian kami maka diarahkan ke Kesmas. Tetapi intinya siapa yang pernah kontak dengan pasien, kita minta untuk melakukan isolasi mandiri," ungkap Yusri.

2. Belum ada klaster baru dari BPJS kesehatan

Jubir gugus tugas Sumsel (IDN Times/Humas Pemprov Sumsel)

Yusri mengaku sejauh ini baru satu orang yang terpapar. Pihaknya belum mendapatkan informasi jika ada karyawan lain yang ikut terinfeksi. Dirinya menilai, kemungkinan pegawai tersebut tertular dari luar kantor.

"Ini masih terus kita selidiki dari mana tertularnya. Untuk karyawan lain belum ada informasi jika tertular, baru satu, jadi belum ada klaster baru," jelas dia.

3. BPJS benarkan ada karyawan yang positif

Asisten Deputi Bidang SDM Umum dan Komunikasi Publik BPJS Sumsel, Didin Budi Cahyoni (IDN Times/Feny Maulia Agustin)

Asisten Deputi Bidang SDM Umum dan Komunikasi Publik BPJS Sumsel, Didin Budi Cahyoni membenarkan, kabar karyawan BPJS kantor cabang Palembang terinfeksi COVID-19.  

"Iya kalau dari Dinkes menyampaikan seperti itu. Kita tutup pelayanan sementara karena lagi lakukan disinfektan selama tiga hari," ujar dia.

4. Pelayanan dialihkan ke aplikasi Mobile JKN

ilustrasi konsultasi menggunakan BPJS Kesehatan (ANTARA FOTO/Makna Zaezar)

Didin menambahkan, pihaknya terus berkoordinasi dengan Dinkes untuk dilakukan pemeriksaan terhadap karyawan yang sempat memiliki kontak secara langsung dengan karyawan positif.

"Kita koordinasi sama dinkes, kita harap semua bisa di-swab, tetapi tergantung dari yang disetujui berapa. Kita tutup pelayanan supaya menghindari penularan, lebih baik menghindari daripada terjadi penularan," tandas dia.

Sedangkan untuk pelayanan, BPJS kesehatan mengalihkan lewat online melalui aplikasi mobile JKN. Hal itu dilakukan untuk tetap memudahkan masyarakat untuk mengurus pelayanan BPJS.

Editorial Team

Related Article