TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
Gabung di IDN Times

Perempuan Usir Ibu Angkat Ternyata Ingin Menikah yang Keempat Kali

Ternyata nenek Siti sudah diusir sejak 8 bulan lalu

(Nenek Siti Marbia, yang viral karena diusir anak angkat sendiri) IDN Times/istimewa

Banyuasin, IDN Times - Seorang perempuan paruh baya bernama Siti Marbia, warga Pangkalan Balai, Kabupaten Banyuasin, diusir dari rumahnya sendiri oleh anak angkat berinisial AY. Pelaku tega mengusir Siti Marbia karena tak terima dinasihati mengenai AY yang hendak menikah untuk keempat kalinya. 

Tempat tinggal yang dihuni AY merupakan rumah Siti Marbia. Namun karena minta diurus di usia tua, rumah tersebut dihibahkan kepada AY. Setelah keinginan AY untuk menikah lagi ditentang Siti Marbiah, ia malah pun diusir dari rumah sendiri.

Baca Juga: Dugaan Suap Pimpinan KPK, Alexander: Tindak Biar Lainnya Belajar

Baca Juga: Perampok Toko Emas di PALI Akhirnya Ditangkap, Pelaku Didor Polisi

1. Keluarga tuntut sertifikat rumah dikembalikan

(Nenek Siti Marbia, yang viral karena diusir anak angkat sendiri) IDN Times/istimewa

Kuasa hukum Siti Marbia, Jallas Boang Manalu mengatakan, konflik ini sudah terjadi selama delapan bulan. Berawal dari permasalahan Siti Marbiah yang tak bisa tinggal di rumah miliknya sendiri.

“Sejauh ini masih kami usahakan untuk diselesaikan secara kekeluargaan. Dari pihak kami hanya menuntut sertifikat rumah dikembalikan dengan baik-baik," ujarnya.

Namun ternyata persoalan ini masih belum selesai. AY tetap tak mempersilahkan ibu angkat yang sudah merawatnya dari kecil itu masuk ke rumahnya sendiri.

"Kami masih terus berusaha yang terbaik, dan jika tidak memungkinkan kami akan mengambil langkah sesuai aturan undang-undang," tegasnya.

2. AY ngotot ingin menguasai rumah ibu angkatnya

(Upaya mediasi Nenek Siti Marbia, yang viral karena diusir anak angkat sendiri) IDN Times/istimewa

Kasus AY ini jadi sorotan dan cibiran warganet. Netizen menyoroti ego AY yang ingin menguasai harta ibunya. Ditambah AY yang bekerja sebagai honorer tenaga kesehatan di rumah sakit Banyuasin, sama sekali tidak mau berbicara.

Perempuan berusia 42 tahun itu mempercayakan kepada beberapa orang yang dibawanya untuk menyangkal semua tuduhan.

"Setelah kami cari tahu, ternyata orang-orang yang ikut dengan AY ini bukan pengacara atau advokat. Mereka adalah LSM yang selalu mendampingi AY ketika mediasi. Yang ngomong mereka-mereka itul, bukan AY," ungkap Jallas.

Baca Juga: Kejati Sumsel Tahan 3 Pegawai Pajak Tersangka Korupsi

Berita Terkini Lainnya