Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Titik Panas Sumsel Terus Turun, 4 Wilayah Masih Catat Udara Tak Sehat
Proses penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di wilayah Sumatra Selatan dalam upaya pemadaman (Dok: Manggala Agni)
  • Empat wilayah Sumsel masih berudara tidak sehat pada 23 September 2026 pagi: Ogan Ilir mencatat ISPU 188, PALI 142, Palembang 125, dan Prabumulih 113.

  • Musi Banyuasin, Muara Enim, Musi Rawas, dan Lahat berada pada kategori sedang, sehingga dari delapan wilayah pemantauan, separuh masih tidak sehat dan separuh lainnya sedang.

  • Titik panas turun dari 713 pada 21 September menjadi 143 data sementara pada 23 September, sementara 85 kejadian karhutla ditangani di enam wilayah.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Palembang, IDN Times - Jumlah titik panas di Sumatra Selatan (Sumsel) menunjukkan penurunan dalam sepekan terakhir. Namun, kondisi udara di sejumlah wilayah terpantau masih berada dalam kategori tidak sehat.

Data terbaru Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU) DLHP Sumsel, Rabu (23/9/2026) pukul 07.00 WIB, menunjukkan empat wilayah masih masuk kategori tidak sehat. Di saat yang sama, penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) masih difokuskan pada enam wilayah dengan total 85 kejadian.

Berikut kondisi terbaru ISPU dan karhutla di Sumsel pagi ini yang dirangkum IDN Times dari data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Dinas Lingkungan Hidup dan Pertanahan (DLHP) Sumsel.

1. Empat wilayah masih catat udara tidak sehat

Karhutla yang melanda kawasan Kertapati Palembang (ANTARAFOTO/NOVA WAHYUDI)

Empat wilayah Sumsel masih berada dalam kategori tidak sehat pada Rabu pagi. Ogan Ilir mencatat angka ISPU tertinggi, yakni 188. Kemudian PALI berada di angka 142, Palembang 125, dan Prabumulih 113.

Dibandingkan dengan data sehari sebelumnya, kondisi di PALI terlihat membaik. Angka ISPU yang sebelumnya mencapai 237 kini turun menjadi 142. Sementara itu, Palembang juga turun dari 171 menjadi 125.

2. Empat wilayah lainnya sudah masuk kategori sedang

Pemadaman Karhutla di kawasan Gambut di Desa Kota Bumi, Kecamatan Tanjung Lubuk, Ogan Komering Ilir (OKI) ANTARA FOTO/Nova Wahyudi

Kondisi udara yang lebih baik terlihat di Musi Banyuasin, Muara Enim, Musi Rawas dan Lahat. Keempat wilayah tersebut berada dalam kategori sedang.

Musi Banyuasin dan Musi Rawas sama-sama mencatat angka 98. Kemudian Muara Enim 56 dan Lahat 87. Dengan demikian, dari delapan wilayah yang memiliki data, empat daerah berada dalam kategori tidak sehat dan empat lainnya dalam kategori sedang.

3. Titik panas turun dari 713 menjadi 143

Pemadaman Karhutla di kawasan Gambut di Desa Kota Bumi, Kecamatan Tanjung Lubuk, Ogan Komering Ilir (OKI) ANTARA FOTO/Nova Wahyudi

Penurunan juga terlihat pada jumlah titik panas di Sumsel. Pada 21 September, tercatat 713 titik panas. Jumlah tersebut turun menjadi 460 titik pada 22 September.

Hingga pagi hari 23 September, titik panas kembali turun menjadi hanya 143 titik. Artinya, dalam dua hari terakhir jumlah titik panas berkurang sekitar 80 persen, dari 713 menjadi 143 titik.

Meski demikian, angka 143 tersebut masih merupakan data sementara untuk 23 September dan dapat berubah seiring pembaruan data.

4. Penanganan karhutla difokuskan di 6 wilayah

Karhutla yang melanda kawasan Kertapati Palembang (ANTARAFOTO/NOVA WAHYUDI)

Di tengah tren penurunan titik panas, penanganan karhutla masih berjalan di enam wilayah Sumsel. Fokus penanganan saat ini berada di Ogan Komering Ilir (OKI), Muara Enim, Musi Banyuasin (Muba), Banyuasin, Ogan Ilir dan Palembang.

Total terdapat 85 kejadian karhutla yang menjadi fokus penanganan di enam wilayah tersebut.

Curated For You

Editorial Team

Related Article