Rupiah Dekati Rp17.900 per Dolar AS, Harga Pangan di Palembang Diklaim Aman

- Nilai rupiah pada 28 Mei 2026 nyaris menyentuh Rp17.900 per Dolar AS, namun pemerintah Palembang memastikan harga dan stok pangan tetap aman.
- Pemerintah daerah berkoordinasi dengan Perum Bulog menjaga stabilitas harga, dengan stok beras sekitar 120 ribu ton yang dipastikan cukup hingga akhir Desember 2026.
- Beberapa komoditas seperti beras premium, sayuran, dan minyak goreng mengalami kenaikan harga tipis, sementara stok Minyakita mulai langka di pasar Palembang.
Palembang, IDN Times - Nilai rupiah pada 28 Mei 2026 nyaris menyentuh Rp17.900 per Dolar AS. Namun nilai rupiah yang kian lemah disebut tidak memengaruhi pergerakan harga pangan terutama di Palembang.
"Insyaallah sembako, sayur-mayur, beras, hingga minyak goreng persediaannya dan harganya aman," ujar Sekretaris Daerah Kota Palembang Aprizal Hasyim, dikutip Kamis (28/5/2026).
1. Stok beras di Palembang disebut aman capai 120 ribu ton

Lebih lanjut Aprizal menyampaikan, masyarakat tidak perlu mengkhawatirkan pasokan dan harga pangan. Menurutnya, pemerintah daerah terus berkoordinasi intensif dengan Perum Bulog dalam menjaga stabilitas harga dan ketersediaan stok.
"Stok beras ini ada sekitar 120 ribu ton dan siap untuk memenuhi kebutuhan masyarakat," jelasnya.
2. Pasokan aman, dijamin cukupi hingga Desember 2026

Ia menjelaskan berdasarkan pantauan pemerintah dan dinas perdagangan di lapangan, harga berbagai komoditas sembako dan sayur secara keseluruhan, relatif stabil. "Kebutuhan sembako terutama beras bisa aman sampai akhir Desember 2026," kata dia.
ia menjamin, daya beli masyarakat masih kondusif, meski ada beberapan kenaikan harga terutama pasokan cabai dalam tiga hari terakhir.
3. Stok Minyakita sulit didapatkan dan harga sejumlah komoditas naik

Sementara berdasarkan pantauan IDN Times di Pasar Seberang Ulu II Palembang, beberapa komoditas mengalami kenaikan harga, antara lain beras premium yang naik tipis menjadi Rp15.500 per kilogram dari sebelumnya Rp15 ribu per kg. Harga beberapa jenis sayuran naik, antara lain meliputi kubis dengan harga awal Rp10 ribu menjadi Rp12 ribu per kg, kentang dari Rp10 ribu menjadi Rp14-20 ribu per kilogram.
Sementara untuk stok minyak goreng merek Minyakita sulit didapat. Salah satu pedagang sembako, Yani, mengatakan kenaikan harga terjadi pada beberapa kebutuhan masyarakat. "Sudah lumayan lama gak ada stok Minyakita. Jadinya pedagang jual minyak goreng curah dengan harga Rp21 ribu per kilogram," Kata dia.












![[FOTO] Ribuan Umat Islam di Palembang Salat Iduladha hingga ke Ampera](https://image.idntimes.com/post/20260527/upload_4708432f4cacb509af3079e80bab8b41_bb5739ee-5d4f-472c-94ea-43df85613e24_watermarked_idntimes-2.jpg)





