Remaja di Palembang Ditusuk Usai Protes Foto Ibunya Diubah Pakai AI

- Seorang remaja di Palembang berinisial DT ditusuk oleh temannya M setelah berselisih karena foto ibunya diedit menggunakan teknologi AI dan dijadikan status WhatsApp.
- Penikaman terjadi saat keduanya kembali bertemu di tongkrongan kawasan Ilir Barat II, menyebabkan DT mengalami luka tusuk di bahu dan punggung.
- Pihak kepolisian Polrestabes Palembang telah menerima laporan dari orang tua korban dan sedang melakukan penyelidikan terhadap kasus penyerangan tersebut.
Palembang, IDN TImes - Seorang remaja berinisial DT mengalami luka tusuk usai diserang rekannya berinisial M. Kejadian penikaman tersebut terjadi saat keduanya tengah nongkrong bareng di kawasan Ilir Barat II Palembang.
Abas Ismanto (45), orang tua DT, menemani anaknya melaporkan rekannya ke polisi. Kasus ini diketahui bermula dari selisih paham karena terlapor mengedit foto ibu korban menggunakan Artificial Intelligence (AI).
"Anak saya memang sempat menantang berkelahi karena foto ibunya diedit dengan kondisi tak enak seperti itu. Anak saya marah, tetapi dia (terlapor) saat itu hanya diam," ungkap Abas, Senin (6/4/2026).
1. Foto ibu korban diupload di WA setelah diedit AI

Korban yang kesal dengan perbuatan temannya tersebut memilih pulang ke rumah. Pasalnya korban mendapati foto ibunya yang diedit dengan AI dijadikan status WhatsApp oleh terlapor
"Karena perbuatan terlapor, anak saya memilih pulang ke rumah saat itu," jelasnya.
2. Korban kena tusuk dibahu dan punggung

Tak berselang lama dari pulang ke rumah, DT kembali mendatangi tongkrongan tersebut. Dirinya kembali bertemu dengan M, namun tak menyangka akan diserang menggunakan senjata tajam.
"Ketika bertemu lagi, dia langsung mengambil pisau dan menyerang anak saya secara membabi buta hingga mengenai punggung dan bahu sebelah kiri," jelasnya.
3. Polisi dalami kasus penikaman terhadap korban

Sementara, Kepala SPKT Polrestabes Palembang, Iptu Sugriwa, membenarkan adanya laporan orang tua korban terkait penganiayaan. Penyerangan tersebut diketahui menimpa anak di bawah umur dan dalam pemeriksaan aparat kepolisian.
"Laporan sudah kami terima dan langsung diteruskan ke Satreskrim Polrestabes Palembang untuk dilakukan penyelidikan," jelasnya.



















