Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Bocah 9 Tahun Ditemukan Tewas Tenggelam di Sungai Komering
Evakuasi jasad korban tenggelam di Sungai Komering
  • Rapi Pratama (9) ditemukan meninggal mengapung di Desa Sukanegara pada hari kedua pencarian, Rabu sekitar pukul 10.00 WIB, sekitar empat kilometer dari lokasi tenggelam.

  • Korban dilaporkan terpeleset saat bermain di pinggir Sungai Komering sepulang sekolah; temannya sempat menolong, tetapi Rapi yang tidak bisa berenang terseret arus.

  • Tim SAR gabungan dan warga menyisir Sungai Komering hingga tiga kilometer, mengevakuasi korban ke rumah duka, lalu menutup operasi pencarian dan mengingatkan pengawasan anak di perairan.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

OKU Timur, IDN Times - Pencarian terhadap Rapi Pratama bin Mustawa (9), bocah yang dilaporkan tenggelam di Sungai Komering, Desa Riang Bandung, Kecamatan Madang Suku II, Kabupaten OKU Timur, berakhir duka.

Rapi ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Rabu (23/9/2026) sekitar pukul 10.00 WIB. Jasad korban ditemukan mengapung di wilayah Desa Sukanegara, dalam pencarian hari kedua.

"Korban ditemukan sekitar empat kilometer dari lokasi awal korban dilaporkan tenggelam," ungkap Kepala Kantor SAR Palembang, Raymond Konstantin, Rabu (23/9/2026).

1. Korban mulanya bermain di pinggir sungai

Evakuasi jasad korban tenggelam di Sungai Komering (Dok: Kantor SAR Palembang)

Korban kemudian dievakuasi oleh Tim SAR Gabungan dan dibawa ke rumah duka untuk diserahkan kepada keluarga. Tangis keluarga pecah saat korban akhirnya ditemukan setelah pencarian dilakukan sejak sehari sebelumnya.

Korban mulanya tengah bermain bersama temannya di pinggir Sungai Komering sepulang sekolah. Saat sedang bermain, korban diduga terpeleset hingga jatuh ke sungai.

"Rekan korban sempat berusaha memberikan pertolongan, namun korban yang tidak bisa berenang akhirnya terseret arus dan tenggelam," ujarnya.

2. Tim gabungan sempat sisir Sungai Komering

Evakuasi jasad korban tenggelam di Sungai Komering (Dok: Kantor SAR Palembang)

Tim gabungan yang melakukan pencarian telah melakukan operasi pencarian dengan menyisir Sungai Komering. Pihaknya juga dibantu warga untuk menyusuri arus Sungai Komering dalam operasi pencarian tersebut.

"Tim melakukan pencarian hingga tiga kilometer dari lokasi kejadian," jelasnya.

3. SAR Palembang ingatkan masyarakat untuk berhati-hati

Evakuasi jasad korban tenggelam di Sungai Komering (Dok: Kantor SAR Palembang)

Pencarian baru berhasil pada Rabu pagi. Keberadaan Rapi diketahui setelah jasadnya ditemukan mengapung di wilayah Desa Sukanegara. Lokasi penemuan tersebut berjarak sekitar 4 kilometer dari titik awal korban dilaporkan tenggelam.

Setelah dievakuasi, korban dibawa ke rumah duka dan diserahkan kepada pihak keluarga. Dengan ditemukannya korban, operasi pencarian dan pertolongan resmi ditutup. Raymond menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban serta mengapresiasi seluruh unsur yang terlibat dalam proses pencarian.

"Kami menyampaikan turut berduka cita yang sedalam-dalamnya kepada keluarga korban. Semoga keluarga diberikan kekuatan dan ketabahan dalam menghadapi musibah ini," ucapnya.

Kantor SAR Palembang kembali mengingatkan masyarakat, terutama orang tua, agar meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak saat berada di sekitar sungai atau perairan.

"Utamakan keselamatan dan jangan mengambil risiko saat berada di sekitar perairan. Kewaspadaan kita dapat mencegah terjadinya kecelakaan dan musibah," jelasnya.

Curated For You

Editorial Team

Related Article