Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Asap Karhutla Mencekik, Pemkot Palembang Siapkan 18 Posko Kesehatan
Kabut asap Palembang di malam hari (IDN Times/Feny Maulia Agustin)
  • Pemkot Palembang membuka layanan kesehatan dan posko siaga di 18 kecamatan untuk merespons keluhan warga, terutama ISPA, dengan dukungan tabung oksigen serta ruang pemulihan.

  • Mitigasi dilakukan untuk mencegah risiko kesehatan akibat kualitas udara sangat tidak sehat karena asap karhutla, dengan posko di kantor kecamatan dan puskesmas.

  • Pemkot membagikan masker gratis, mengimbau warga mengurangi aktivitas luar ruangan, serta memantau ISPU berkala agar penanganan lapangan segera bergerak saat kualitas udara memburuk.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Pemkot Palembang melakukan mitigasi dampak kualitas udara sangat tidak sehat akibat asap kebakaran hutan dan lahan, termasuk menyiapkan layanan kesehatan, posko siaga, masker gratis, tabung oksigen, dan ruang pemulihan.
  • Who?
    Pemkot Palembang, Wali Kota Palembang Ratu Dewa, fasilitas kesehatan, puskesmas, serta warga Palembang yang mengalami keluhan pernapasan seperti ISPA terlibat dalam penanganan ini.
  • Where?
    Penanganan berlangsung di Kota Palembang, termasuk di 18 kecamatan, kantor kecamatan, puskesmas, dan fasilitas kesehatan setempat.
  • When?
    Wali Kota Ratu Dewa menyampaikan langkah mitigasi tersebut pada Jumat, 2 Oktober 2026. Pemantauan ISPU disebut dilakukan secara berkala.
  • Why?
    Mitigasi dilakukan karena kualitas udara Palembang berada dalam kondisi sangat tidak sehat akibat paparan asap karhutla, untuk merespons keluhan kesehatan dan mencegah risiko kesehatan warga memburuk.
  • How?
    Posko kesehatan dibuka di kantor kecamatan dan puskesmas, fasilitas kesehatan disiapkan dengan tabung oksigen serta ruang pemulihan, masker dibagikan gratis, dan warga diimbau mengurangi aktivitas luar rumah.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Udara di Palembang sangat tidak sehat karena asap kebakaran hutan dan lahan. Pakai masker dibagikan gratis, dan warga diminta lebih sedikit keluar rumah. Pemerintah Kota Palembang membuka posko kesehatan di kecamatan dan puskesmas. Mereka menyiapkan oksigen dan ruang istirahat untuk orang yang susah bernapas. Keadaan udara terus dilihat.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Di tengah kualitas udara yang memburuk, langkah Pemkot Palembang menyiapkan posko kesehatan hingga tingkat kecamatan dan puskesmas menunjukkan respons yang dekat dengan kebutuhan warga. Ketersediaan tabung oksigen, ruang pemulihan, pembagian masker, serta pemantauan ISPU berkala membentuk upaya mitigasi yang terarah, terutama bagi warga dengan keluhan pernapasan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Palembang, IDN Times - Pemerintah Kota Palembang menyiapkan fasilitas layanan kesehatan di 18 wilayah kecamatan di kota setempat untuk merespons dampak kualitas udara yang semakin buruk akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Diketahui, saat ini kualitas udara Palembang telah berada pada kategori sangat tidak sehat hingga berbahaya akibat tingginya konsentrasi partikulat PM2.5. Kondisi tersebut semakin terasa pada malam hari karena tidak adanya paparan matahari yang membantu proses pencampuran udara di lapisan permukaan.

Berdasarkan pantauan IDN Times di aplikasi IQAir pada Jumat (2/10/2026) pukul 19.00 WIB, kualitas udara Palembang masih berada pada kategori berbahaya dengan konsentrasi PM2.5 yang tinggi.

1. Siapkan tabung gas oksigen

Kondisi kabut asap di kota Palembang yang tiba-tiba gelap ditutupi polusi kebakaran hutan dan lahan (IDN Times/Rangga Erfizal)

Menurut Wali Kota Palembang, Ratu Dewa, fasilitas layanan kesehatan dan posko siaga di tingkat kecamatan diarahkan untuk merespons cepat keluhan kesehatan warga, terutama penyakit saluran pernapasan seperti Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA).

"Penanganan di lapangan (fasyankes) termasuk penyiapan tabung oksigen dan ruang pemulihan di fasilitas kesehatan setempat," kata Dewa, Jumat (2/10/2026).

2. Sebut sudah buka posko kesehatan

Kondisi kabut asap di kota Palembang yang tiba-tiba gelap ditutupi polusi kebakaran hutan dan lahan (IDN Times/Rangga Erfizal)

Dia menyampaikan bahwa mitigasi dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap warga Palembang serta untuk mencegah risiko kesehatan masyarakat yang memburuk akibat memburuknya kualitas udara yang tak sehat.

"Kita membutuhkan tindakan mitigasi yang merata hingga ke tingkat wilayah terbawah, selain membuka posko kesehatan di setiap kantor kecamatan dan puskesmas," jelasnya.

3. Pemkot komitmen pantau kondisi kualitas udara

Kondisi kabut asap di kota Palembang yang tiba-tiba gelap ditutupi polusi kebakaran hutan dan lahan (IDN Times/Rangga Erfizal)

Lebih lanjut, dia mengklaim Pemkot Palembang telah memberikan tindakan serta bantuan maksimal di publik dalam penanganan asap dan karhutla. Salah satu program yang gencar dilakukan adalah pembagian masker secara gratis serta imbauan kepada warga untuk mengurangi aktivitas di luar rumah.

"Monitoring kualitas udara melalui ISPU terus kita pantau secara berkala. Jika indeks menunjukkan kategori tidak sehat hingga berbahaya, penanganan di lapangan langsung bergerak," katanya.

Curated For You

Editorial Team

Related Article